Jonan: Perusahaan Minerba Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Jonan: Perusahaan Minerba Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Menteri ESDM Ignasius Jonan saat Menghadiri Renewable Innovation Forum, di Jakarta, Kamis (22/2) (Foto: Kementerian ESDM)
Jakarta, TAMBANG – Kementerian ESDM mendesak perusahaan sektor Mineral dan Batubara (Minerba) untuk menciptakan lapangan kerja. Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan di depan petinggi perusahaan Minerba.   “Saya juga sangat berharap bahwa adanya kearifan lokal, perusahaan-perusahaan ini nantinya saat mulai produksi atau berkegiatan fisik itu menciptakan lapangan kerja,” tegas Jonan saat menyetujui amandemen Kontrak Karya enam perusahaan Minerba, Rabu (14/3).   Menurutnya, pemerintah berwenang sekaligus berkewajiban untuk meningkatkan porsi tenaga kerja dalam negeri bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Secara khusus, Jonan menyoroti agar perusahaan merekrut warga lokal di lokasi perusahaan beroperasi.   Jonan menilai ini penting, sebab hampir dua juta anak-anak muda Indonesia mencari kerja tiap tahunnya. Apabila ini dibiarkan, pengangguran akan merajalela.   “Yang penting, adalah generasi muda kita sekitar dua juta orang per tahun mencari lapangan kerja,” tandas Jonan.   Upaya penciptaan lapangan kerja, tentu harus ditopang oleh iklim bisnis dan investasi yang sehat. Oleh karena itu, Jonan menegaskan, pihaknya akan terus menyederhanakan regulasi supaya investasi di Indonesia semakin meningkat, hingga akhirnya lapangan kerja semakin terbuka lebar.   “Bapak bupati yang ada di sini. Sampaikan ke Gubernur, di sini (Kementerian ESDM) mengurangi regulasi, nanti di Gubernur jangan buat aturan baru,” seloroh Jonan kepada beberapa pejabat daerah yang hadir di acara tersebut.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda