JATAM: Penataan IUP Oleh Pemerintah Bermasalah

JATAM: Penataan IUP Oleh Pemerintah Bermasalah
Ombudsman RI menggelar pertemuan terkait antisipasi laporan aduan pemilik IUP non CnC, di Jakarta, Rabu (14/2)

Jakarta, TAMBANG – Juru Kampanye Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Melky Nahar berpendapat, penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dilakukan oleh Kementerian ESDM patut dinilai tidak kredibel atau tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Hal ini terlihat dari adanya IUP berstatus tidak Clean and Clear (Non CnC) yang melaporkan keberatan kepada Ombudsman.

“Terlepas klaim perusahaan bahwa dirinya tidak bermasalah, yang jelas ini mengindikasikan proses CnC yang dilakukan pemerintah memang bermasalah. Nampak tidak berbasis pada kondisi ril di lapangan,” kata Melky kepada tambang.co.id, Rabu (21/2).

Adanya pengaduan ke Ombudsman menandakan, buruknya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam urusan pertambangan. Seharusnya, hasil yang diumumkan ke publik sudah melalui verifikasi di lapangan, termasuk ke pemerintah daerah.

“Dengan pengaduan seperti itu, pemerintah jadi verifikasi ke lapangan lagi, (memastikan IUP Non CnC tidak bermasalah),” tandas Melky.

Hal berbeda disampaikan oleh Pakar Hukum Sumber Daya Alam Universitas Tarumanegara (Untar), Ahmad Redi menuturkan, banyaknya IUP Non CnC yang bermunculan merupakan resiko dari upaya penataan, termasuk juga kemunculan aksi protes dari IUP Non CnC itu.

“Upaya penataan memang resikonya seperti itu, banyak yang dibekukan dan banyak juga yang mengadu ke Ombudsman. Tapi upaya penataan patut diapresiasi. Toh yang merasa keberatan sudah disediakan jalur hukumnya,” kata Redi, Selasa (20/2).

Selain Ombudsman, para pengusaha yang merasa dirugikan atas penetapan IUP Non CnC, dipersilahkan juga menempuh jalur hukum ke pengadilan. Apabila pengadilan atau Ombudsman menyatakan IUP Non CnC itu tidak bermasalah, maka perusahaan boleh beroperasi kembali.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin