Jamaika Akan Contoh Indonesia Larang Ekspor Bauksit

Jamaika Akan Contoh Indonesia Larang Ekspor Bauksit
Tambang bauksit di Jamaika. Sumber: common.wikimedia.com
JAKARTA, TAMBANG. MENTERI Sains, Teknologi, Energi, dan Pertambangan Jamaika, Phillip Paulwell menilai, di masa depan ekspor bijih bauksit tak boleh dilanjutkan lagi. Katanya, akan lebih banyak keuntungan yang didapat bila bijih bauksit itu diolah di dalam negeri.   Sebagaimana dikutip laman Pemerintah Jamaica, Jamaican Information Services, kemarin, Phillip  menyampaikan niatnya untuk menghentikan ekspor bijih bauksit itu di depan para pemangku kepentingan, delegasi, dan organisasi perdagangan yang mewakili pekerja di perusahaan Noranda Bauxite Limited, St. Ann, Jamaika. Phillip mengatakan, ada beberapa contoh negara produsen bauksit yang memutuskan untuk melarang ekspor.   ‘’Saat ini terdapat kekurangan bijih bauksit di seluruh dunia. Indonesia telah melarang ekspor. Malaysia, yang semula membuka keran ekspor, kini untuk sementara menghentikannya. India, Brazil, Guinea, Vietnam, akan melakukan hal yang sama,’’ kata Phillip.   Bila Jamaika terus melanjutkan ekspor bauksitnya, kata Phillip, tidak ada nilai tambah yang didapat. ‘’Dalam jangka panjang, bauksit harus diproses di dalam negeri,’’ katanya.Meski demikian, katanya, Jamaika akan tetap menghormati kontrak yang ada. Pemerintah Jamaika tidak ingin merenogisasi kontrak yang sudah ditandatangani.   ‘’Saya ulangi sekali lagi, apa yang saya sampaikan ini adalah untuk jangka panjang tidak boleh ada ekspor bijih bauksit,’’ katanya.  

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin