Jakarta Geopolitical Forum 2025 Tegaskan ESG Jadi Pondasi Hilirisasi Sumber Daya Alam

Jakarta Geopolitical Forum 2025 Tegaskan ESG Jadi Pondasi Hilirisasi Sumber Daya Alam

Jakarta, TAMBANG — Hilirisasi sumber daya alam dinilai menjadi strategi kunci dalam menghadapi ketidakpastian global dan membangun ketahanan ekonomi nasional. Hal ini ditegaskan oleh Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI, Edi Permadi, dalam sesi penutupan Jakarta Geopolitical Forum (JGF) IX 2025, di Jakarta, Rabu (25/6).

Dalam pidato penutupnya, Edi Permadi menyatakan bahwa hilirisasi tidak hanya soal meningkatkan nilai tambah bahan mentah, tetapi juga tentang memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di tengah gejolak geopolitik dan disrupsi rantai pasok global.

“Hilirisasi merupakan keharusan bagi Indonesia untuk mendapatkan nilai tambah material yang kita punya,” ujar Edi yang juga merupakan Ketua JGF IX 2025 itu.

Ia menyampaikan, bahwa pemerintah Indonesia telah menetapkan hilirisasi sebagai kunci utama transformasi struktural nasional, yang mencakup sektor mineral dan batubara. Diversifikasi ini dianggap penting untuk memastikan manfaat hilirisasi dirasakan luas oleh masyarakat.

Namun, Edi mengingatkan bahwa hilirisasi harus dijalankan dengan prinsip keberlanjutan. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis environmental, social, and governance (ESG) agar pembangunan industri hilir tidak merusak lingkungan dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat lokal.

“Pilar hilirisasi adalah modal, teknologi, sumber daya manusia, regulasi, dan sosial yang semuanya ini bertumpu pada pondasi ESG,” tegasnya.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan soal pentingnya penguatan regulasi sebagai pilar penyangga hilirisasi. Ia mendorong pemerintah untuk menyediakan kepastian hukum bagi investor, menyederhanakan perizinan, serta memberikan insentif fiskal maupun nonfiskal bagi industri yang berbasis nilai tambah dan ramah lingkungan.

Selain aspek regulasi, pembiayaan strategis turut menjadi perhatian. Menurut Edi, skema pembiayaan inovatif seperti blended finance dan result-based financing perlu dikembangkan agar proyek-proyek hilirisasi memiliki kesinambungan jangka panjang. Keterlibatan lembaga keuangan nasional dan internasional juga dinilai penting dalam mendukung agenda ini.

Kemudian, keberhasilan hilirisasi sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus menggandeng pelaku usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan lembaga non-pemerintah dalam penguatan ekosistem industri nasional.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi elemen krusial dalam mendorong keberhasilan transformasi ekonomi, khususnya dalam agenda hilirisasi dan ketahanan energi,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Jakarta, Senin, 2 November 2026 – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi membuka pagelaran Minerba Convex 2026 di JIExpo, Kemayoran Jakarta, Senin (2/10). Dalam kesempatan tersebut, Menko Bahlil menegaskan bahwa hilirisasi harus dijalankan dengan prinsip keadilan. Menurutnya, hilirisasi tidak

By Rian Wahyuddin
Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin