Jadi Saksi Idrus, KPK Periksa Sofyan Basir

Jadi Saksi Idrus, KPK Periksa Sofyan Basir
Penyidik KPK saat melakukan pemeriksaan di kantor pusat PT PLN, Senin (16/7)
Jakarta, TAMBANG – Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan, dalam kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1, Jumat (28/9).   Sofyan yang tiba pukul 10.05 WIB di KPK  hingga siang ini masih menjalani pemeriksaan. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham yang sudah ditahan KPK. Sebelumnya, Sofyan juga sudah diperiksa pada 20 Juli dan 7 Agustus lalu.   Selain Sofyan, KPK juga turut memeriksa Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati.  Rosa Vivien datang lebih dulu menggunakan batik hijau, tidak berapa lama kemudian tiba Sofyan Basir hadir menggunakan kemeja putih. Keduanya diperiksa sebagai saksi, untuk tersangka Idrus Marham.   “Ya kami juga periksa saksi Rosa Vivien Ratnawati,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah.   Dalam kasus suap proyek PLTU Riau 1 ini, KPK telah menahan  Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo (pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited), ‎dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.   Eni diduga menerima suap Rp 4,8 miliar yang merupakan komitmen fee 2,5 persen dari nilai kontrak proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt itu. Sementara, Idrus diduga mengetahui dan menyetujui pemberian suap ke Eni Maulani.  Selain itu, Idrus juga dijanjikan 1,5 juta dollar Amerika Serikat oleh Johannes kotjo.  

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin