IPP Berkesempatan Ditunjuk Langsung untuk Proyek 35 GW

IPP Berkesempatan Ditunjuk Langsung untuk Proyek 35 GW

Jakarta – TAMBANG. Produsen listrik swasta atau Independent Power Producers (IPP) akan berkesempatan untuk ditunjuk langsung oleh pemerintah guna mempercepat proyek pembangkit listrik 35 Giga Watt (GW). Untuk itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengundang langsung para produsen itu.

“Kepada mereka kita jelaskan bahwa program ini akan memberikan kesempatan besar kepada IPP atau perusahaan pembangkit listrik swasta untuk bersama-sama PLN membangun 35.000 Mega Watt plus transmisi,” katanya, di sela acara sosialisasi terkait hal itu di kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Selasa (20/1/2015).

Namun ada beberapa syarat yang akan ditinjau oleh pemerintah sebelum penunjukkan. Perusahaan harus punya kemampuan finansial dan teknis, serta berpotensi untuk ditunjuk langsung. Sudirman memproyeksi, sepertiga dari 35.000 MW itu sudah bisa terserap semua dari proses ini.

Proses tersebut diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No 3/2015 mengenai pengadaan lisrik sebesar 35.000 MW dalam 5 tahun ke depan. Dalam kesempatan sosialisasi ini, Sudirman bersama jajarannya juga sekaligus mendengarkan masukan dari pihak pengusaha. Sehingga, pemerintah bisa mendapatkan gambaran komitmen yang bisa diberikan pihak IPP.

Sudirman mengatakan, peran IPP dalam penyediaan listrik saat ini semakin besar. Dalam rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun 35.000 MW pembangkit listrik dalam 5 tahun ke depan, hanya 10.000 MW yang akan dibangun oleh PT PLN (Persero). Sisanya diharapkan dari kontribusi IPP.

Artikel Terkait

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin