IPEXC ITB 2017: Jawab Tantangan Energi Nasional Turut Libatkan Peran Pelajar

Bandung – TAMBANG. Memasuki tahun 2017, Ikatan Ahli Teknik Perminyakan (IATMI) SM ITB kembali mengadakan salah satu acara tahunan terbesarnya yakni Indonesia Petroleum Energy Exhibition and Competition (IPEXC) ITB 2017.

Meneruskan sukses kegiatan serupa pada sebelumnya, pada tahun 2017, IATMI SM ITB menghadirkan transformasi baru menjadi IPEXC ITB 2017, mengingat sebelumnya mengusung nama IYEC.

Tak hanya sekedar nama yang berganti, banyak hal lain yang ikut diperbarui oleh IATMI SM ITB dalam agenda besarnya ini. Mulai dari penyelenggaraan IPEXC ITB 2017 yang dikawal oleh kolaborasi antara IATMI SM ITB dan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTM) ‘PATRA’ ITB hingga target partisipan yang diperluas hingga ke siswa-siswi SMA.

Kolaborasi dua organisasi di balik layar IPEXC ITB 2017 dilandasi atas kesadaran bahwa kebermanfaatan dan keberhasilan yang lebih besar hanya bisa dicapai dengan adanya kemauan untuk bekerjasama dengan lebih banyak lagi pihak-pihak lain.

Manifestasinya adalah dengan jalinan hubungan antara IATMI SM ITB dan HMTM ‘PATRA’ ITB secara umum dan dalam penyelenggaraan IPEXC 2017 secara khusus.

IPEXC ITB 2017 kali ini mengangkat tema “Collaborate to Prepare and Create Solutions in Encountering Indonesia’s Energy Crisis”. Pelaksanaan puncaknya adalah pada Januari 2017 meski sebenarnya, beberapa acara telah mulai berjalan pada tahun 2016 untuk pre-events seperti pembukaan registrasi Photo Contest serta pelaksanaan Health Fair dan Energy Campaign.

Untuk events sendiri terdiri dari rangkaian seminar dan kompetisi-kompetisi baik untuk mahasiswa maupun untuk siswa-siswi SMA. Kompetisi yang dapat diikuti oleh mahasiswa adalah Smart Competition, Paper Competition, dan Debate Competition, sedangkan untuk siswa-siswi SMA ada High School Speech Competition dan High School Smart Competition.

Khusus kegiatan seminar, IPEXC ITB 2017 secara spesial mengundang figur ternama bidang keenergian seperti Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro (Presiden dan Sekretaris Jenderal OPEC Periode 2004, Menteri ESDM Periode 2001-2004 dan 2004-2009), Dr. Djoko Siswanto (Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM), Ir. Brahmantyo K. Gunawan (Kepala Dinas Hidrokarbon Non Konvensional SKK Migas), serta Prof. Ir. Doddy Abdassah (Dosen Teknik Perminyakan ITB).

Seminar ini dilaksanakan bertempat di Aula Timur Kampus ITB ini akan membahas tema mengenai peluang dan tantangan pengembangan migas non konvensional di Indonesia.

Hal yang menarik dan Unik dari IPEXC ITB 2017 kali ini adalah peserta tak hanya sekedar bertanding, namun apapun ide-ide yang diajukan oleh peserta akan dipublikasikan ke audiens yang lebih luas, baik melalui Energy Day yang merupakan rangkaian exhibition dari IPEXC ITB 2017, maupun melalui media-media lain.

Harapannya adalah selain sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, publikasi ini juga merupakan wujud usaha IATMI SM ITB melalui IPEXC ITB 2017 untuk ikut andil dalam penyelesaian masalah energi di Indonesia selaras dengan tema yang diangkat IPEXC ITB 2017.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin