Indonesia Ditawari Jadi Anggota International Energy Agency

Indonesia Ditawari Jadi Anggota International Energy Agency

Istanbul, Turki – TAMBANG. Setelah berniat kembali menjadi anggota organisasi negara pengekspor minyak (Organization of Petroleum Exporting Countries / OPEC), kini Indonesia juga akan menjadi anggota International Energy Agency (IEA). Meskipun demikian, jenis keanggotaan yang ditawarkan adalah keanggotaan istimewa sebagai mitra IEA atau associated member.

Tawaran menjadi anggota mitra tersebut disampaikan oleh Fatih Birol, Direktur IEA,dalam pertemuan antar menteri energi anggota G20 di Istambul, Turki.

“Dalam pertemuan tersebut, Fatih menyampaikan dukungan dari negara-negara IEA, yang menerima Indonesia bergabung menjadi mitra IEA,” ungkap Menteri ESDM, Sudirman Said, yang menghadiri pertemuan Jumat (2/10) itu.

IEA merupakan sebuah badan yang berdiri dalam kerangka Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), untuk mengoperasikan suatu sistem informasi permanen mengenai perdagangan minyak dunia. Karenanya anggota IEA haruslah anggota OECD, dan Indonesia yang bukan anggota OECD hanya bisa ditetapkan sebagai anggota mitra.

Meskipun tidak semua negara anggota OECD bisa otomatis menjadi anggota IEA. Dari 34 anggota OECD, hanya 29 yang sudah dinyatakan memenuhi syarat sebagai anggota IEA. Salah satu yang dipersyaratkan untuk negara berstatus pengimpor minyak adalah memiliki cadangan penyangga minyak mentah atau olahan yang cukup untuk kebutuhan 90 hari. Selain itu, negara anggota ditutut berkomitmen mengurangi konsumsi minyak nasional. Ketentuan lain yang harus dipenuhi adalah terkait transparansi untuk menyampaikan laporan perminyakan serta bersedia ikut upaya penanggulangan darurat terkoordinasi (Coordinated Emergency Response Measure / CERM).

“Bersama Indonesia, China, India, Brasil, Afrika Selatan dan Rusia, juga akan dikukuhkan sebagai anggota mitra pada pertemuan IEA di Paris, November tahun ini,” tambah Sudirman Said.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Indonesia di IEA bertujuan meningkatkan kerjasama sektor energi global, khususnya terkait energi bersih, baru dan terbarukan. IEA dikatakan Sudirman juga berkomitmen mendukung pengembangan Centre of Excellence untuk energi baru terbarukan, yang saat ini sedang dikembangkan di Bali.

IEA saat ini beranggotakan 29 negara, yaitu Australia, Austria, Belgia, Kanada, Cekoslowakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Irlandia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Luxemburg, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Portugal, Slowakia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat. Lima anggota OECD yang tidak terdaftar dalam IEA adalah Chili, Islandia, Israel, Meksiko, dan Slovenia. Chili sendiri sudah mengajukan pendaftaran, dan masih berstatus kandidat.

IEA mengakui pentingnya menjaga hubungan dengan negara-negara selain anggota, karena semakin kompleksnya interdependensi ekonomi serta isu-isu energi dan lingkungan. Bahkan, telah terjadi pergeseran karena lebih dari separuh konsumsi energi dunia terjadi di luar negara-negara IEA. Karenanya, IEA perlu secara khusus menjadikan negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi pesat sebagai anggota mitra.

Artikel Terkait

Antam Resourcindo–Tanjung Alam Jaya Tanam 1.000 Pohon dalam Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Antam Resourcindo–Tanjung Alam Jaya Tanam 1.000 Pohon dalam Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Jakarta, TAMBANG — PT Antam Resourcindo (RESOURCES ID) bersama PT Tanjung Alam Jaya (PT TAJ) berkolaborasi melaksanakan Gerakan Tobat Ekologis Nasional melalui program 1000 Pohon untuk Negeri yang diinisiasi oleh RESOURCES ID diwilayah konsesi PKP2B PT TAJ. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta mendorong

By Rian Wahyuddin
Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin