Indonesia Bakal Jadi Sentral Pameran EBTK Asia Tenggara

Jakarta-TAMBANG. Indonesia dikenal kaya akan sumber energi baru dan terbarukan. Dengan demikian ada potensi yang luar biasa untuk memanfaatkan sebagai sumber energi masa depan. Dengan potensi dan peluang investasi yang demikian besar, PT UBM Pameran Niaga Indonesia sebagai bagian dari UBM Asia akan menyelenggarakan pameran dan seminar bertajuk Renewable Energy Efficiency Indonesia Exchibition di JEXPO, Kemayoran pada 29-31 Maret 2017. “Kami akan menyelenggarakan pameran dan konferensi tentang energi baru dan terbarukan di Jakarta pada Maret tahun depan. Minggu lalu kami sudah selenggarakan kegiatan yang sama di Bangkok dan mendapat respon yang luar biasa,”terang Presiden Direktur PT UBM Pameran Niaga Indonesia Christopher Eve. Dalam pameran ini menurut Christopher pameran akan menghadirkan para praktisi, jasa dan teknologi energi terbarukan dan efisiensi energi. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengoptimalkan pengembangan energi terbarukan dimana semua pemain utama energi terbarukan dunia akan berkumpul dan berinteraksi,”terangnya. Ia pun punya misi ingin menjadikan Indonesia sebagai sentral atau hub dari kegiatan pameran dan seminar energi baru dan terbarukan di kawasan Asia Tenggara. “Kami ingin menjadi kegiatan pameran dan seminar ini sebagai yang nomor satu terkait dengan energi baru dan terbarukan,”tandas Christopher. Dalam kesempatan itu staf ahli Menteri ESDM Tri Mumpuni menilai pameran dan seminar ini penting untuk melihat perkembangan teknologi dan pengembangan energi terbarukan di dunia. “Dari pameran ini kita bisa lihat sudah sejauh mana pekrembangan teknologi di sektor energi baru dan terbarukan. Dan juga melihat seberapa tertinggalnya kita dari negara lain dari sisi teknologi,”jelas Tri. Ia juga meminta pihak penyelenggara untuk mengundang pelajar dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan pameran tersebut. “Ini penting untuk menanamkan kesadaran pada orang muda akan potensi energi terbarukan dan perkembangan teknologi di sektor ini,”tandasnya.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda