Indonesia Bakal Hadapi Ancaman Intrusi, G4S Sarankan Hal Ini

Indonesia Bakal Hadapi Ancaman Intrusi, G4S Sarankan Hal Ini
Managing Director G4S in Indonesia, Faisal Muzakki

Jakarta, TAMBANG โ€“ Indonesia diprediksi akan menghadapi ancaman intrusi yang didefinisikan sebagai tindakan memasuki suatu tempat atau sistem yang dilakukan tanpa izin untuk melancarkan kegiatan kriminal atau kejahatan di tahun depan. Hal tersebut berdasarkan temuan dari World Security Report yang diterbitkan oleh G4S untuk pertama kalinya.

Indonesia juga diperkirakan akan menghadapi dampak yang lebih besar akibat ancaman intrusi ini dibandingkan dengan negara lain. World Security Report merupakan laporan yang melibatkan 1.775 Chief Security Officer (CSO) dari berbagai perusahaan global yang berlokasi di 30 negara dan memiliki total pendapatan yang melebihi USD 20 triliun.

Berdasarkan laporan ini, 38% responden memperkirakan bahwa intrusi akan menjadi ancaman eksternal yang membawa dampak lebih signifikan di Indonesia dibandingkan dengan negara lain di dunia. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata global (16%) dan regional (18%).

Managing Director G4S in Indonesia, Faisal Muzakki mengatakan banyak perusahaan internasional yang beroperasi di Indonesia karena negara ini kaya akan sumber daya alam. Namun, ancaman intrusi seringkali menjadi masalah utama karena lokasi operasional mereka yang berada di daerah terpencil.

โ€œSalah satu cara untuk mengurangi risiko ancaman ini adalah dengan bekerja sama dengan masyarakat setempat dan mencari solusi yang dapat diterapkan melalui kegiatan tanggung jawab sosial. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan, mengedukasi, dan mempekerjakan masyarakat setempat,โ€ ucap dia dalam keterangan tertulis, Rabu (11/10).

Selain itu, Indonesia diperkirakan akan menjadi negara kedua secara global yang paling terdampak oleh sabotase, phishing, dan social engineering di tahun mendatang.

Perihal ancaman internal, Indonesia diperkirakan akan menjadi negara yang paling terdampak oleh kasus kebocoran data. Untuk ancaman yang satu ini, Kenya lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia. Indonesia dan Jepang sama-sama menduduki peringkat ketiga secara global, di mana 44% responden mengatakan bahwa penyalahgunaan data perusahaan akan menjadi ancaman internal yang mengkhawatirkan.

Para CSO yang disurvei memperkirakan bahwa ancaman kejahatan ekonomi di Indonesia akan naik dari 27% pada tahun 2022 menjadi 60% pada tahun 2023. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan angka rata-rata global (49%) dan regional (51%). Selain itu, Thailand diperkirakan akan terkena dampak lebih besar akibat kejahatan ekonomi di Asia Pasifik.

Indonesia merupakan negara tertinggi kedua secara global setelah Amerika Serikat, di mana 62% CSO memandang bahwa ancaman subversi, atau kejahatan yang dilakukan untuk melemahkan keamanan sistem sehingga mudah diretas, sebagai masalah yang juga mengkhawatirkan di masa mendatang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan angka rata-rata global (50%) dan regional (48%). Tahun lalu, risiko ancaman subversi berada di angka 40%.

Sebanyak 58% CSO di Indonesia menilai bahwa perubahan iklim dapat menjadi ancaman yang mempengaruhi keamanan pada tahun mendatang. Angka ini paling tinggi dibandingkan dengan negara lainnya dan lebih tinggi dibandingkan dengan angka rata-rata global (38%). Kemudian, 49% CSO menyebutkan bahwa krisis ekonomi akan menjadi bahaya terbesar kedua tahun depan yang dapat berdampak pada keamanan.

Banyak perusahaan di Indonesia yang menerapkan teknologi untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang dapat muncul. Laporan ini menunjukkan bahwa 69% perusahaan Indonesia sudah menggunakan teknologi canggih. Angka ini lebih tinggi di atas angka rata-rata regional (43%) dan global (38%). Dalam lima tahun ke depan, 62% CSO di Indonesia berharap dapat menggunakan lebih banyak teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning) dibandingkan dengan negara lainnya di kawasan Asia Pasifik.

Regional CEO G4S Asia Pacific, Sanjay Verma, mengatakan Asia Pasifik merupakan kawasan yang sangat penting dan dinamis bagi berbagai perusahaan besar di dunia. Banyak yang menjalankan kegiatan manufaktur dan rantai pasokan global di kawasan ini. Meskipun demikian, kawasan ini juga rentan mengalami ketegangan geopolitik yang terus meningkat.

โ€œTahun depan tampaknya akan penuh tantangan, di mana Asia Pasifik diperkirakan akan sangat terdampak oleh krisis ekonomi,โ€ ujar Sanjay.

โ€œPara pemimpin perusahaan telah menyadari hal ini dan mulai berfokus mempersiapkan keamanan seiring dengan kawasan Asia Pasifik yang mengalami pemulihan pasca pandemi serta tingkat pertumbuhan yang positif pada tahun 2023,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG โ€“ Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG โ€“ Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin
Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Jakarta, TAMBANG โ€“ PT Patra Logistik terus memperluas cakupan bisnis dan perannya dalam mendukung rantai pasok energi nasional. Kepercayaan PT Pertamina Patra Niaga diwujudkan melalui perluasan pengelolaan distribusi BBM dan LPG di Kalimantan serta pengelolaan distribusi Avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Pada layanan BBM, Patra Logistik yang sebelumnya

By Rian Wahyuddin