Indika Energy Buka Suara Soal Isu Divestasi Kideco
PT Indika Energy Tbk (INDY) tidak memberikan konfirmasi maupun bantahan atas pemberitaan yang menyebutkan perseroan tengah mempertimbangkan penjualan sebagian atau seluruh kepemilikan sahamnya di PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.
Jakarta, TAMBANG – PT Indika Energy Tbk (INDY) tidak memberikan konfirmasi maupun bantahan atas pemberitaan yang menyebutkan perseroan tengah mempertimbangkan penjualan sebagian atau seluruh kepemilikan sahamnya di PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.
Dalam penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan menyatakan tidak memberikan komentar terhadap rumor maupun spekulasi yang berkembang di pasar terkait portofolio investasinya.
"Perseroan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar. Perseroan tetap berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku," tulis manajemen INDY dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (17/7).
Perseroan menegaskan, setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
Meski tidak mengomentari isu divestasi, INDY memaparkan kontribusi PT Kideco Jaya Agung terhadap kinerja keuangan konsolidasi berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian per 31 Maret 2026 (tidak diaudit).
Hingga akhir Maret 2026, pendapatan konsolidasi INDY tercatat sebesar US$493,2 juta, dengan kontribusi pendapatan dari Kideco mencapai US$377,4 juta atau sekitar 72,8% dari pendapatan kotor konsolidasian.
Sementara itu, laba bersih konsolidasi Perseroan tercatat sebesar US$7 juta, sedangkan laba bersih Kideco mencapai US$42,4 juta.
Menanggapi pertanyaan mengenai proyeksi struktur pendapatan Perseroan apabila divestasi Kideco benar-benar terealisasi, termasuk segmen usaha yang akan menjadi kontributor utama pengganti Kideco, manajemen kembali menegaskan tidak akan memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar.
Perseroan menyatakan tetap memegang prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta akan mengungkapkan setiap informasi material kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku.