Inalum Diminta Terbitkan Obligasi Untuk Beli Saham Freeport

Inalum Diminta Terbitkan Obligasi Untuk Beli Saham Freeport
Jakarta-TAMBANG. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) agar menerbitkan surat utang (obligasi) berbentuk global bond. Aksi korporasi itu harus dilakukan untuk mengambil alih saham PT Freeport Indonesia sebesar 10,64% yang akan diterbitkan akhir bulan ini.   Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan PT Inalum secara finansial sudah mampu membeli saham perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu. Sedangkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ditunjuk sebagai pendamping Inalum karena secara bisnis mempunyai jenis yang sama dengan Freeport yakni di bidang pertambangan.   “Karena Inalum secara neraca cukup kuat kalau kita harus mengeluarkan obligasi,” ungkap Rini di Jakarta, Senin (26/10).   Saat ini Kementerian BUMN sedang melakukan kajian khusus terkait saham PT Freeport Indonesia. Pasalnya pemerintah telah sepakat tidak akan menggunakan APBN sebagai pembiayaan divestasi saham PT Freeport Indonesia. “Sekarang kita sedang analisa bagaimana. Kami melihat adalah dua perusahaan yang diajak kerjasama yaitu Inalum dan Antam,” kata Rini.   Sebelumnya, PT Freeport Indonesia akan melakukan divestasi 10,64% sahamnya, sehingga total saham perusahaan tambang yang beroperasi di Papua sebesar 20% di Indonesia. Saat ini Indonesia baru mempunyai 9,46 persen saham Freeport, sedangkan target pada 2019 saham Freeport di pemerintah Indonesia mencapai 30%.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda