IAMI Beri Beasiswa Ke 150 Anak

IAMI Beri Beasiswa Ke 150 Anak
Jakarta-TAMBANG. Peduli pendidikan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berikan beasiswa ke 150 anak di 2016 ini. Jumlah penerima program beasiswa di tahun ini mengalami peningkatan dari sebelumnya sebanyak 50 anak di 2012. Keberadaan Isuzu di Indonesia bukan hanya mengedepankan kegiatan bisnis semata, namun Isuzu juga memiliki komitmen untuk mendedikasikan karya dan usaha guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itulah, kata Maman Fathurrohman, Marketing Communication Departemen PT IAMI, perseroan di 2016 ini kembali mengadakan program ‘Pintar Bersama Isuzu’. Program yang merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial PT IAMI ini, di gelar untuk ke empat kali di mana pada 2012 silam PT IAMI telah memberikan beasiswa kepada 50 anak. Kali ini, lanjut Fathur, di 2016 PT IAMI berkomitmen untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa menjadi 150 anak. Adapun pemberian dana beasiswa ini nantinya akan diberikan kepada putra-putri supir dan mekanik dari pelanggan Isuzu di seluruh Indonesia. “Ini diperuntukan untuk anak-anak yang sedang bersekolah di bangku kelas 3 SD sampai dengan kelas 3 SMP, berusia 8-15 tahun dengan nilai rata-rata dalam 3 semester lebih dari 7,” ucap Fathur. Fathur sendiri mengaku komitmen PT IAMI terhadap pendidikan juga sejalan dengan filosofi perusahaan yakni Catur Dharma Astra di mana salah satu poinnya yaitu, ‘Menjadi memiliki yang bermanfaat bagi bangsa dan negara’. Sebab itu, lanjutnya, kegiatan program tanggung jawab sosial PT IAMI menitikberatkan pada empat pilar utama yakni, pendidikan, pengembangan usaha kecil menengah, lingkungan dan kesehatan. Untuk program ‘Pintar Bersama Isuzu’ di 2016, IAMI juga menyediakan paket perlengkapan sekolah bagi 1.000 pendaftar pertama.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda