IAGI: Info Tsunami 59 Meter Adalah Simulasi, Bukan Prediksi

IAGI: Info Tsunami 59 Meter Adalah Simulasi, Bukan Prediksi

Jakarta, TAMBANG – Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) menyatakan, potensi gempa dan tsunami di Banten dan Jawa Barat dengan ketinggian hingga 57 meter adalah hasil simulasi yang dilakukan oleh BMKG. Bukan prediksi akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga masyarakat tidak perlu resah.

Ketua Umum Pengurus Pusat IAGI Sukmandaru Prihatmoko, mengatakan, gempa yang berpotensi membangkitkan tsunami besar bersumber pada megathrust di wilayah Selat Sunda sampai laut selatan Jawa. Pemberitaan media tentang ketinggian (run up) tsunami sampai 57 meter di pantai barat Pandeglang (Banten) , 41 meter di selatan Sukabumi (Jawa Barat) setelah dikonfirmasi ke salah satu narasumber Seminar Ilmiah Badan Metereologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) pada 3 April adalah hasil simulasi atau pemodelan, seandainya terjadi gempa bumi M9 pada megathrust tersebut.

“Artinya potensi tsunami sebesar itu mungkin ada, tetapi hal ini harus dikaji lebih lanjut dengan penelitian yang lebih mendalam. Selain itu perihal kapan gempa-tsunami megathrust tersebut dapat terjadi belum bisa diprediksi. Media juga perlu memberitakan informasi seutuhnya sehingga masyarakat tidak resah, ” kata Sukmandaru Prihatmoko, dalam keterangan resminya, Jumat (6/4).

Sukmandaru menjelaskan, IAGI bersama Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI), satu anak organisasi IAGI, telah mengadakan Seminar Ilmiah tentang potensi gempa di Jakarta pada 27 Maret lalu, termasuk mitigasi yang harus dilakukan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Dari diskusi IAGI dan mengacu pada hasil penelitian ahli geologi dan seismik, sejauh ini diketahui ada tiga kemungkinan sumber gempa besar di Jawa bagian barat. Yaitu megathrust di lepas pantai selatan Jawa, struktur intraslab di bawah Jawa, dan sesar-sesar dangkal yang merajang daratan Jawa Barat, seperti di antaranya Sesar Baribis dan Sesar Cimandiri-Lembang. IAGI terus mendorong dilakukannya penelitian, termasuk simulasi dan pemodelan, tentang struktur geologi (sesar/ patahan) aktif baik pada skala regional maupun skala rinci. Riset-riset diantaranya pemetaan geologi sesar aktif, studi tektonik geodesi (GPS), seismologi gempa, paleoseismik dan paleotsunami serta dokumentasi berbagai catatan sejarah gempa di masa lalu harus terus dilakukan.

Dalam kaitannya dengan mitigasi bencana, perlu juga ada prioritas untuk melakukan studi yang intensif dan komprehensif pada jalur-jalur sesar aktif atau sumber gempa yang dekat dengan wilayah padat populasi dan infrastruktur. Khususnya untuk jalur Sesar Kendeng-Baribis yang berarah barat-timur melintasi bagian utara Pulau Jawa, mulai dari Kota Surabaya, melewati Kota Semarang, Cirebon, dan diperkirakan menerus sampai Kota Jakarta. Data sesar aktif sumber gempa dan tsunami yang sebanyak dan seakurat mungkin, sangat diperlukan untuk menyusun strategi mitigasi bencana yang lebih tepat dan efektif. Semakin banyak dan bagus datanya akan semakin sahih prediksi potensi bencana gempa dan tsunami yang dapat dibuat.

“Pemaparan hasil-hasil penelitian melalui seminar, workshop dan sebagainya diharapkan bisa menjadi sarana edukasi dan peringatan kepada masyarakat awam, agar terus meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami, ” tutur Sukmandaru.

Bersamaan, IAGI juga menghimbau kepada insan media agar dapat memberitakan hasil penelitian ilmiah para ahli secara proporsional dalam rangka membantu edukasi.

“Bukan malah mengakibatkan keresahan yang tidak perlu di masyarakat,” pungkas Sukmandaru

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin