Hytera Pamerkan Solusi Komunikasi untuk Berbagai Skenario Operasional Tambang di Mining Expo 2026
Jakarta, TAMBANG – Hytera Communications menampilkan berbagai solusi komunikasi untuk mendukung operasional pertambangan di ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung di JiExpo, Kemayoran, Jakarta pada 9–12 September 2026.
Kehadiran Hytera dalam pameran tersebut difokuskan pada penyediaan solusi komunikasi yang mampu mendukung berbagai tahapan dalam lifecycle operasional pertambangan, mulai dari eksplorasi hingga proses pemurnian.
Sebagai salah satu pameran pertambangan terbesar di Asia Tenggara, Mining Indonesia menjadi ajang bagi pelaku industri untuk melihat perkembangan teknologi yang dapat menjawab tantangan operasional tambang. Terlebih, digitalisasi industri pertambangan terus berkembang dengan aktivitas yang tersebar di wilayah geografis yang luas.
Dalam kondisi tersebut, sistem komunikasi dituntut mampu menyediakan konektivitas yang andal di berbagai area, termasuk wilayah eksplorasi, lokasi produksi, jalur transportasi, hingga fasilitas pengolahan.
Direktur PT Hytera Communications Indonesia, Mars Li, mengatakan Indonesia masih menjadi salah satu pasar pertambangan penting di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kebutuhan industri tidak hanya terkait keandalan komunikasi, tetapi juga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.
“Indonesia tetap menjadi salah satu pasar pertambangan terpenting di Asia Tenggara, di mana para pelaku industri terus mencari sistem komunikasi yang tidak hanya andal, tetapi juga compliant sepenuhnya terhadap regulasi lokal yang terus berkembang,” ujar Mars Li saat ditemui di lokasi, Rabu (9/9).

Ia menambahkan, Hytera telah melayani pasar Indonesia selama lebih dari 22 tahun. Dalam periode tersebut, perusahaan konsisten memperhatikan aspek kepatuhan terhadap regulasi lokal, termasuk standar sertifikasi nasional dan ketentuan spektrum frekuensi.
“Dipadukan dengan solusi berbasis skenario kami, pendekatan ini memungkinkan kami untuk mendukung operasional tambang yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.
Di Mining Indonesia 2026, Hytera memperagakan solusi komunikasi berdasarkan empat skenario utama operasional tambang, yakni eksplorasi, tambang terbuka (surface mining), transportasi, dan pemurnian (refining).

Solusi tersebut dirancang untuk memberikan konektivitas yang fleksibel dan terintegrasi, termasuk untuk area kerja yang luas dan memiliki tingkat risiko tinggi. Dengan demikian, pekerja di lapangan dapat tetap terhubung secara cepat dan aman.
Hytera juga memperkenalkan sejumlah perangkat yang dirancang untuk menghadapi kondisi ekstrem di lingkungan pertambangan. Salah satunya adalah perangkat broadband ultra-portabel E-mesh yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan komunikasi di wilayah terpencil.
Selain itu, Hytera menampilkan radio gelombang pendek (shortwave radio) untuk mendukung aktivitas eksplorasi di lokasi yang memiliki keterbatasan infrastruktur komunikasi.

Teknologi lainnya mencakup konvergensi jaringan melalui base station terpadu, mobile radio untuk kendaraan, serta dual-mode terminal PDC580.
Berbagai solusi tersebut diklaim dapat membantu mengatasi coverage gaps atau area yang belum terjangkau sinyal, sekaligus mendukung peningkatan efisiensi operasional pertambangan.
Hytera Communications Corporation Limited (SZSE: 002583) merupakan perusahaan teknologi dan solusi komunikasi yang menyediakan berbagai produk untuk kebutuhan komunikasi profesional.
Portofolionya mencakup radio dua arah, sistem komunikasi terpadu PMR dan LTE, sistem komunikasi yang dapat dioperasikan dengan cepat, body-worn camera, hingga solusi control room.
Dengan beragam solusi tersebut, Hytera menargetkan kebutuhan komunikasi di sektor pertambangan yang semakin kompleks seiring dengan meningkatnya digitalisasi dan tuntutan terhadap aspek keselamatan serta efisiensi operasional.
