HMA Alami Kenaikan, Nikel Capai USD15.067,86/dmt

HMA Alami Kenaikan, Nikel Capai USD15.067,86/dmt
Jakarta, TAMBANG – Harga Mineral Logam Acuan (HMA) terus mengalami kenaikan sejak Januari hingga Juli 2018.  Harga Nikel mencapai USD 15.067,86 per ton, naik tinggi dari Januari 2018 yang mencapai USD11.304,55 per ton   Kementerian ESDM melansir, besaran HMA ditetapkan mengacu pada publikasi harga mineral logam yang dikeluarkan antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association , Asian Metal  dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange.   HMA digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Mineral Logam (HPM) berdasarkan formula perhitungan HPM logam. Formula HPM logam ditentukan berdasarkan beberapa variabel yaitu kadar mineral logam, konstanta, HMA, corrective factor, biaya treatment cost dan refining charges, serta payable metal. HPM logam adalah harga mineral logam yang ditentukan pada suatu titik serah penjualan (at sale point) secara Free on Board untuk masing-masing komoditas tambang mineral logam.   Untuk bulan Juli 2018 HMA sebagai berikut: Nikel      (USD/dmt)          : 13.619,25 Kobalt   (USD/dmt)          : 86.321,43 Timbal   (USD/dmt)          : 2.452,33 Seng      (USD/dmt)          : 3.128,57 Aluminium (USD/dmt)   : 2.275,45 Tembaga             (USD/dmt)          : 6.996,69 Emas sebagai mineral ikutan       (USD/Ounce) : 1.295,15 Perak sebagai mineral ikutan      (USD/Ounce) : 16,62 Ingot Timah Pb 300, Pb 200, Pb 100, Pb 050, 4NINE (USD/dmt): settlement price ICDX pada hari penjualan Logam Emas       (USD/Ounce) : LBMA Gold PM Fix pada hari penjualan Logam Perak      (USD/Ounce) : LBMA Silver Fix pada hari penjualan Mangan               (USD/dmt)          : 5,82 Bijih Besi              (USD/dmt)          : 0,76 Bijih Krom           (USD/dmt)          : 3,85 Konsentrat Ilmenit (USD/dmt)   : 3,76 Konsentrat Titanium (USD/dmt) : 10,30  

Artikel Terkait

ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Pengusaha Batubara dan Energi Indonesia (ASPEBINDO) mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan bioenergi di Indonesia. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang mengemuka dalam Bioenergy Summit 2026 yang digelar ASPEBINDO, Rabu (26/8). Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira mengatakan, pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi

By Rian Wahyuddin
Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda