Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan.

Perusahaan mencatat kinerja positif mulai dari pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batubara (coal getting), hingga pengangkutan batubara (coal hauling). Semuanya yang secara konsisten melampaui target rencana kerja (business plan) tahun berjalan.

Hingga September 2026, realisasi overburden (OB) removal Perseroan mencapai 28,32 juta bank cubic meter (bcm), melonjak 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 23,04 juta bcm sekaligus melampaui target rencana kerja sebesar 25,59 juta bcm (11% di atas target). Sejalan dengan OB removal, volume coal getting tumbuh 11% menjadi 4,20 juta ton dibandingkan 3,76 juta ton pada 9M 2025, serta melampaui target rencana kerja sebesar 3,73 juta ton (13% di atas target).

Tren positif ini turut diikuti segmen coal hauling yang mencatatkan volume angkut sebesar 18,24 juta ton, tumbuh dari realisasi 17,71 juta ton pada periode tahun sebelumnya sekaligus melampaui target rencana kerja. Capaian operasional di atas target ini didukung oleh kondisi cuaca tambang yang lebih kondusif dengan jam hujan yang lebih rendah, optimalisasi jarak angkut (hauling distance) di pit tambang yang lebih pendek, peningkatan ketersediaan armada alat berat (truck availability), serta keberhasilan mempertahankan zero fatality.

Performa operasional yang tangguh di lapangan berdampak langsung pada pertumbuhan top-line dan bottom-line Perseroan. Sepanjang sembilan bulan di 2026, Samindo Resources membukukan pendapatan konsolidasi sebesar US$133,05 juta. Capaian ini meningkat 9% dibandingkan US$122,20 juta pada periode yang sama di tahun 2025. Kinerja positif ini juga telah melampaui target rencana kerja.

Kontributor utama kenaikan pendapatan berasal dari segmen overburden removal & coal getting yang melesat 22% menjadi US$79,98 juta (dari US$65,56 juta pada 9M 2025), disusul segmen coal hauling yang tumbuh menjadi US$32,86 juta, serta jasa pengeboran, eksplorasi dan lainnya yang meningkat 15% menjadi US$1,68 juta.

Efisiensi jarak angkut dan pengendalian biaya perawatan armada pada segmen coal hauling, serta turunnya beban segmen sewa kendaraan, membuat beban pokok pendapatan berhasil ditekan turun 2% menjadi US$98,60 juta dari US$100,57 juta pada 9M 2025. Hasilnya, laba bruto MYOH melonjak 59% menjadi US$34,45 juta dan laba sebelum pajak tumbuh 62% menjadi US$23,69 juta.

Secara konsolidasi, laba bersih (net profit) Perseroan pada 9M 2026 melesat 53% mencapai US$17,47 juta dibandingkan US$11,42 juta pada periode yang sama tahun lalu, sekaligus melampaui target laba rencana kerja sebesar US$14,89 juta (17% di atas target). Fundamental neraca Perseroan juga semakin kokoh dengan posisi kas dan deposito berjangka yang meningkat menjadi US$101,68 juta, diiringi penurunan total liabilitas sebesar 12% menjadi US$38,94 juta.

"Lonjakan laba bersih sebesar 53% hingga Kuartal III 2026 mencerminkan disiplin eksekusi yang kuat dari seluruh tim dalam mengoptimalkan kesiapan alat berat, memaksimalkan cuaca kerja yang kondusif, serta menjaga efisiensi biaya operasional di lapangan,"terang Corporate Secretary Perseroan, Ahmad Zaki Natsir.

Ia juga menegaskan dengan beroperasinya tambahan unit heavy dump truck baru serta adanya tambahan volume kontrak kerja sebesar 1 juta bcm untuk overburden dan 1 juta ton untuk batubara dari klien utama, pihak menajemen mengaku sangat optimistis tren pertumbuhan positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.

Artikel Terkait

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin
TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda