Hingga Kuartal I 2023, VALE Produksi Nikel Matte 16.769 Ton

Hingga Kuartal I 2023, VALE Produksi Nikel Matte 16.769 Ton
Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia (VALE) berhasil memproduksi nikel dalam matte sebesar 16.769 ton hingga kuartal I 2023. Angka ini lebih tinggi 21 persen dibanding dengan capaian tahun lalu periode sama yang hanya 13.827 ton. Jika dibandingkan dengan kinerja kuartal IV tahun lalu juga angkanya masih naik, lebih tinggi 4 persen yang hanya 16.183 ton. “Perseroan terus menjaga keandalan operasional furnace 4 setelah pembangunan kembali rampung tahun lalu. Pada Furnace 2, sebagai bagian dari strategi, kami telah melakukan perbaikan atap secara aman yang dilakukan lebih awal yaitu pada Maret 2023, dan bukan pada kuartal empat 2023,” ujar CEO VALE, Febriany Eddy, dikutip Rabu (19/4). Menurut Febriany, hal ini untuk mendapatkan keandalan produktivitas Furnace 2 di 2023. Selain itu, Perseroan juga mampu meningkatkan recovery penambangan dengan memaksimalkan armada tambang yang lebih kecil pada proyek bottom ore recovery. “Kami bersyukur atas pencapaian ini. Ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh karyawan Perseroan,” beber dia. Dia kemudian memaparkan bahwa pada tahun ini perusahaan menargetkan produksi mencapai 70.000 ton agar aman dan berkelanjutan untuk iklim hilirisasi ke depan. “Target kami adalah untuk menghasilkan produksi secara aman dan berkelanjutan pada kisaran 70.000 t pada 2023,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda