Henkel Perkuat Tim Penjualan Di Indonesia

Hadapi 2015, perusahaan solusi perekat (adhesives), segel (sealants), dan lapisan fungsional (functional coatings), PT Henkel Indonesia memperbesar tim penjualan dan teknisi hingga tiga kali lipat.

Direktur Bisnis Transportasi dan Metal, Henkel Adhesive Technologies Asia Tenggara, Daniel Rudolph, mengatakan penguatan tim penjualan dan teknisi dilakukan guna melayani industri otomotif, serta memperluas rangkaian solusi otomotif yang tersedia secara lokal menjadi sekitar 100 produk dan teknologi.

Henkel yang mencatatkan laba 2,5 miliar euro pada tahun fiskal 2013 lalu, menjadikan industri otomotif sebagai pasar potensial dan ini menurut Rudolph dapat mendukung kegiatan penjualan teknologi perekat Henkel.

Di Indonesia sendiri, lanjut Rudolph, Henkel yang tercatat di pasar bursa Jerman DAX, melakukan kerjasama dengan sekitar 50 konsumen, baik perusahaan otomotif dan perusahaan pemasok suku cadang otomotif, serta menyediakan solusi terintegrasi pada rantai proses industri otomotif, dari pengepresan, bodi mobil, dan pengecatan hingga perakitan dan perbaikan.

"Ini kami lakukan sebab di Indonesia kebutuhan konsumen berbasis otomotif sangat berkembang pesat," ujarnya.

Sebagai pemasok yang dapat diandalkan untuk produk-produk adhesives berperforma tinggi, pelapis dan metal sejak tiga tahun lalu, Henkel, kata Rudolph menjadi mitra penting dalam rantai proses industri otomotif, bekerjasama dengan para konsumen dari pengembangan dan produksi, sampai pada pasar servis dan perbaikan purna-jual.

Perlu diketahui juga, guna memperkuat kapabilitasnya di Indoneisa, Henkel telah memproduksi secara lokal produk untuk industri otomotif, saat ini sekitar 65 persen dari produk-produk Henkel untuk segmen transportasi dan metal telah diproduksi di Indonesia. Merek-merek ternama tersebut antara lain Technomelt, Bonderite, Loctite dan Teroson.

"Henkel Indonesia juga mengerjakan beragam proyek inovatif, seperti pengembangan kendaraan dengan energi alternatif," ucap Rudolph.

Adapun pengembangan ini, dilakukan dengan menggunakan solusi Henkel Adhesive Technologies, sehingga konsumen dapat mengurangi rangkaian proses produksi, mengurangi biaya operasional, serta menghasilkan kendaraan yang hemat energi, lebih ringan dan memiliki performa lebih baik.

"Keterlibatan para konsumen dalam proses perancangan dan pengembangan memungkinkan Henkel untuk menyediakan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, sesuai dengan tantangan pasar dan kebutuhan," kata Rudolph.

Sedangkan untuk produk solusi sealants dan functional coatings Henkel khusus untuk diaplikasikan guna melindungi bodi mobil dari karat, solusi akustik tersedia untuk mengurangi kebisingan dan vibrasi. "Structural adhesives dari Henkel meningkatkan kekuatan bagian badan mobil sehingga memungkinkan pengurangan massa ketika menahan beban yang telah disyaratkan dalam ketentuan keselamatan," jelasnya.

Sebagai tambahan, Henkel juga menyediakan produk pembersih dan pelumas guna meningkatkan efisiensi produksi peralatan logam, begitu juga dengan rangkaian produk yang komprehensif untuk assembly dan engineering adhesives.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin