Hendra Sinadia Diangkat Jadi Direktur Eksekutif IMA Gantikan Djoko Widajatno

Direktur Eksekutif
Hendra Sinadia sebagai penanggap dalam Indonesia Mining Forum (IMF) 2024 yang diselenggarakan Majalah TAMBANG.

Jakarta, TAMBANG – Mantan Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia diangkat menjadi Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA) menggantikan Djoko Widajatno. Jabatan tersebut mulai efektif sejak Senin 15 April 2024.

“Pada kesempatan ini perkenan kami menyampaikan bahwa efektif tanggal 15 April 2024, Direktur Eksekutif API-IMA beralih dari Bapak Djoko Widajatno ke Bapak Hendra Sinadia,” ungkap Ketua Umum IMA, Rachmat Makkasau.

Rachmat menilai, kiprah dan kepakaran Hendra di dunia pertambangan tidak diragukan lagi sehingga cocok dengan jabatan tersebut. Di sini, Hendra di antaranya akan diberi tugas untuk membuat perubahan dalam peningkatan dukungan kesekretariatan agar lebih maju lagi.

“Pengalaman beliau di sektor minerba sejalan dengan arah transformasi dan tujuan dari API -IMA. Pak Hendra akan membuat perubahan dalam peningkatan dukungan sekretariat agar lebih maju dan berkembang lebih baik lagi,” ujar Rachmat.

Lebih lanjut, Rachmat menyampaikan bahwa IMA akan selalu meningkatkan kontribusi terhadap semua anggotanya. Termasuk akan terus mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan tata Kelola dan investasi pertambangan mineral dan batu bara.

“API-IMA akan senantiasa terus berupaya melakukan peningkatan guna mendukung dan memberikan kontribusi terbaik dari para anggota dan associates. Sebagai mitra Pemerintah, API-IMA terus mendukung upaya Pemerintah dalam mengembangkan tata kelola dan peningkatan investasi di sektor pertambangan mineral dan batu bara,” bebernya.

IMA juga kata Rachmat akan fokus mencari solusi terhadap tantangan industri pertambangan dan batu bara ke depan. Termasuk harga-harga komoditas yang mengalami fluktuasi imbas politik global yang tidak menentu.

“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan para anggota/associates atas segala kegiatan, aktivitas, dan program API-IMA. Kedepan tantangan yang dihadapi sektor industri pertambangan tidak ringan,” jelas Rachmat.

“Namun saya percaya dengan perubahan yang akan terus kita lakukan dan kerja sama yang erat oleh para pengurus, sekretariat, anggota/associates maka maka kita akan terus berkembang lebih baik lagi,” beber dia.

Sebagai informasi, Hendra Sinadia tercatat pernah menjadi Sekretaris Eksekutif IMA sejak Juli 2011 hingga Oktober 2012. Kemudian Deputy Executive Director APBI 2012-2017, Direktur Eksekutif APBI sejak Oktober 2017 hingga April 2024 dan Direktur PT Indo Minerba Insani sejak 2015 hingga saat ini.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin