HBA Juni Periode Pertama Turun Jadi USD100,97 per Ton

HBA Juni
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis daftar Harga Batubara Acuan (HBA) Juni periode pertama tahun 2025. HBA jenis batu bara 0 dan batu bara II kompak mengalami penurunan.

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 197.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2025.

“Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2025 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini,” demikian bunyi poin Kedua dalam Kepmen tersebut.

Dalam beleid ini, HBA untuk kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR dipatok sebesar USD100,97 per ton, turun dibanding HBA Mei periode II yang mencapai USD110,38 per ton.

HBA I untuk kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR harganya mencapai USD77,59 per ton, naik tipis dari HBA periode sebelumnya yang mencapai USD76,62 per ton.

Baca Juga: Lewat Program BIAPONG, PGE Bina Peternak Lokal Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Penurunan kemudian terjadi pada HBA II untuk kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR yang dipatok USD50,08 per ton, sementara periode sebelumnya mencapai USD50,58 per ton.

Sementara untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR harganya mencapai USD35,47 per ton, naik tipis dari periode sebelumnya yang mencapai USD35,42 per ton.

HBA Juni periode pertama tahun 2025 ini digunakan sebagai dasar perhitungan harga patokan Batubara (HPB) pada bulan Juni tahun 2025.

“HBA untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2025 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Batubara selanjutnya disebut HPB untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2025,” bunyi Poin Kelima Kepmen tersebut.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin