HBA Juli Periode Kedua Turun Jadi USD97,65 per Ton

produksi batu bara
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah merilis Harga Batubara Acuan (HBA) untuk periode kedua Juli 2025. Dalam keputusan tersebut, harga batu bara dengan kalori 6.322 GAR tercatat turun menjadi USD97,65 per ton, dari sebelumnya USD107,35 per ton.

Sebaliknya, harga batu bara kalori 5.300 GAR justru mengalami kenaikan menjadi USD75,95 per ton, dibanding periode pertama Juli yang hanya USD71,50 per ton.

Penurunan juga terjadi pada batu bara 4.100 GAR, yang kini dihargai USD48,35 per ton, dari sebelumnya USD49,78 per ton.

Sementara itu, batu bara dengan kalori 3.400 GAR mencatatkan kenaikan tipis menjadi USD36,00 per ton, dari USD35,87 per ton pada periode sebelumnya.

HBA Juli periode kedua tahun 2025 tertuang dalam Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 244.K/Mb.01/Mem.B/2025 Tentang Harga Mineral Logam Acuan Dan Harga Batubara Acuan Untuk Periode Kedua Bulan Juli Tahun 2025.

Baca juga: Hadapi Gejolak Global, PGN Fokus Domestik Jadi Pilar Ketahanan Bisnis

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin