Harum Energy Lakukan Eksplorasi Rp732 Juta di Kaltim

Jakarta-TAMBANG. Kegiatan eksplorasi PT Mahakam Sumber Jaya, anak usaha PT Harum Energy Tbk (HRUM), hingga Desember 2014 telah menelan dana Rp732,786 juta. Eksplorasi batu bara itu dilakukan di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan eksplorasi tersebut, dibuat sebanyak 28 lubang dengan total kedalaman 1.526 meter, yang terdiri atas 1.420,9 meter lubang terbuka dan 105,1 meter lubang pengambilan contoh inti (coring) yang dilakukan di empat unit rig. Sebelumnya, eksplorasi serupa juga dilakukan di November 2014 di sebanyak 66 lubang dengan total kedalaman 3.777,99 meter.

Anak usaha PT Harum Energy Tbk ini melakukan kegiatan eksplorasi dengan metode pengeboran (touch coring), untuk memastikan penyebaran, kemiringan batu bara serta pengambilan sampling untuk analisa kualitas batu bara.

Rencananya, kegiatan ekplorasi ini akan dilanjutkan pada Januari tahun ini, disebanyak 20 titik dengan total kedalaman 1.536,00 meter.

Menurut laporan Eksplorasi Bulanan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/1), biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan ekplorasi selama November hingga Desember 2014 sebesar Rp763,616 juta dan yang terealiasi Rp723,786 juta. Sementara itu total anggaran untuk eksplorasi selama 2014 sebesar Rp2.290.838 juta dan yang terealisasi Rp1.685.421 juta.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda