Hari Kartini, Hari Istimewa Bagi Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati

Hari Kartini, Hari Istimewa Bagi Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati
Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati
Jakarta, TAMBANG – Tepat di Hari Kartini 21 April, Direktur SDM PT Pertamina, Nicke Widyawati, mulai menduduki posisi baru sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pertamina. Menggantikan posisi Elia Massa Manik yang dipecat  berdasar Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor: SK-39/MBU/02/2018, pada 20 April.   Nicke yang juga Ketua Komite dan Implementasi Holding Migas ini, dipilih sementara hingga ditunjuknya Direktur Utama definitif oleh para pemegang saham PT Pertamina.   Perempuan kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat ini, adalah wanita yang mumpuni di berbagai bidang pekerjaan yang digelutinya. Ia yang juga sebelumnya merangkap senagai Plt. Direktus Ligistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina ini, pernah maraih Anugerah Perempuan Indonesia 2013 dari Kementerian BUMN. Serta penghargaan Women’s Work of Female Grace 2013 Indonesia dari Indonesia Asia Institute.   Perempuan lulusan Teknik Industri ITB Bandung dan peraih gelar master Hukum Bisnis Universitas Padjajaran ini, setelah menyelesaikan kuliah pada  1991 bekerja di PT Rekayasa Industri (Rekin) pada 1991. Karirnya terus melonjak hingga dipercaya menjadi Direktur Utama PT Mega Eltra, sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang kelistrikan dan peralatan teknik.   Selanjutnya ia pun memilih berkarir di PT PLN dan memuncaki karir sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN. Ia perempuan pertama yang didaulat menjadi direktur di lingkungan PLN. Setelahnya bergabung dengan PT Pertamina, karir Nicke semakin moncer, hingga akhirnya menjadi Direktur SDM dan menjadi Ketua Tim Holding Migas. Posisi terakhir itu, yang membuatnya dipercaya para pemegang saham PLN sebagai Pelaksana Tugas Harian (PLT) Direktur Utama Pertamina. Sehari sebelum Hari Kartini yang jatuh pada 21 April   “Untuk sementara Plt Dirut sekaligus Direktur SDM adalah ibu Nicke,” kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, Jumat (20/4).   Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-97/MBU/04/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina adalah:     Memberhentikan dengan hormat: Elia Massa Manik
  1. Iskandar
Toharso Dwi W Daryoto Ardhy N. Mokobombang     Mengangkat: Budi Santoso Syarif – Sebagai Direktur Pengolahan Basuki Trikora Putra – Direktur Pemasaran Korporat Masud Hamid – Direktur Pemasaran Retail M Haryo Junianto – Direktur Manajemen Aset Heru Setiawan – Direktur Mega Proyek dan Pengembangan Petrokimia Gandhi Sriwidjojo – Direktur Infrastruktur Nicke Widyawati – Direktur SDM sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama     Direksi yang tidak mengalami perubahan, yakni: Gigih Prakoso – Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Syamsu Alam – Direktur Hulu Arif Budiman – Direktur Keuangan

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin