Harga Timah Stagnan Di Bulan Maret

Harga Timah Stagnan Di Bulan Maret

Jakarta,TAMBANG,- Harga komoditi timah pada awal tahun ini menunjukkan taringnya. Sempat mencapai rekor tertinggi di London Metal Exchange (LME) dalam 3 bulan sebesar $57.728/t pada 27 Februari. Harga timah kembali mengalami koreksi. Para Bulan Maret bergerak di kisaran $50.000/t.

Menurut Tom Langston, Analis pasar senior dari International Tin Association, pasar mengalami koreksi teknis dari level rekor bersamaan dengan berita pasokan yang lebih positif dari wilayah Wa, Myanmar. Padahal sebelumnya wilayah ini turut memberi kontribusi pada turunnya pasokan timah ke pasar global.

Selain itu menurut Tom saat ini perhatian tertuju pada perkembangan di Timur Tengah. "Meskipun konflik tersebut tidak menimbulkan risiko secara langsung terhadap pasokan terhadap timah, logam tersebut tetap terpapar pada tekanan aset berisiko yang lebih luas. Dengan kenaikan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi dan meredam prospek konsumsi,"terangnya lagi.

Melihat perkembangan ini, dengan meningkatnya stok di bursa dan pengurangan posisi dana bersih LME, tekanan ke bawah pada harga timah kemungkinan akan meningkat dalam jangka menengah. "Namun, sentimen makro dan aktivitas spekulatif diperkirakan akan tetap menjadi pendorong utama dalam jangka pendek,"tutuny Tom.

Artikel Terkait

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Jakarta,TAMBANG,- Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) misalnya terus memperkuat upaya optimasi produksi migas melalui pelaksanaan program hydraulic fracturing pada sejumlah sumur di Wilayah Operasi Mutiara dan Pamaguan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program yang dilaksanakan sepanjang periode

By Egenius Soda
Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Jakarta,TAMBANG,- Eksplorasi disebut sebagai nadi bagi industri migas. Tanpa eksplorasi tidak akan ditemukan cadangan baru. Sebaliknya dengan eksplorasi ada kemungkinan untuk menemukan cadangan baru yang penting untuk ketahanan energi nasional. Namun harus diakui bahwa kegiatan eksplorasi punya risiko yang cukup tinggi. Padahal investasinya juga besar. Oleh karenanya sebagai bagian

By Egenius Soda