Harga Batu Bara Oktober Turun 1,4 Persen

Harga Batu Bara Oktober Turun 1,4 Persen
Jakarta-TAMBANG. Harga batu bara acuan (HBA) periode Oktober 2015 berada di level US$57,39 per ton. Jumlah itu turun 1,4% dibandingkan dengan HBA bulan lalu senilai US$58,21 per ton.   Nilai tersebut merupakan yang terendah sejak pemerintah menetapkan HBA setiap bulan mulai Januari 2009. Adapun sejak awal tahun ini, HBA telah melorot hingga 7,26% dari US$64,65 pada Desember 2014.   Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Adhi Wibowo mengatakan penurunan HBA tersebut sangat wajar dan sudah diprediksi sebelumnya.   Pasalnya, indeks-indeks harga batu bara pembentuk HBA tersebut serentak melemah. “HBA kan rata-rata dari empat indeks internasional. Semuanya memang sedang turun,” katanya, Minggu (11/10).   Oleh karena itu, pihaknya kini tengah melakukan revisi formula HBA agar harga komoditi tersebut tidak terus anjlok di dalam negeri.

Artikel Terkait

Seequent Perkuat Kolaborasi Teknologi Subsurface Industri Tambang hingga Panas Bumi

Seequent Perkuat Kolaborasi Teknologi Subsurface Industri Tambang hingga Panas Bumi

Jakarta, TAMBANG – Seequent, bagian dari The Bentley Subsurface Company, memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, akademisi, dan asosiasi profesi di Indonesia melalui Seequent Connect Indonesia 2026. Kegiatan yang digelar di Fairmont Jakarta ini mempertemukan lebih dari 100 profesional dari sektor pertambangan, panas bumi, energi, dan infrastruktur. Seequent sendiri telah mendukung berbagai

By Rian Wahyuddin
Menteri ESDM Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi, Lana Saria Jadi Kepala Bageol

Menteri ESDM Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi, Lana Saria Jadi Kepala Bageol

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian ESDM, Rabu (5/8). Pelantikan berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM. Dalam pelantikan tersebut, empat pejabat ditetapkan untuk menduduki sejumlah posisi strategis, baik di lingkungan Kementerian ESDM

By Rian Wahyuddin