Gubernur BI: Depresiasi Rupiah Masih Terkendali

Gubernur BI: Depresiasi Rupiah Masih Terkendali
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wajiyo, meminta masyarakat tidak panik terhadap penurunan nilai tukar rupiah hingga Rp14.420 per dollar AS di pasar spot, Selasa (3/7).   Menurut Perry, pelemahan kurs rupiah saat ini masih terkendali dibandingkan dengan depresiasi mata uang negara lain. Pemerintah dan BI menurutnya, terus , memantau kondisi terbaru dan melakukan langkah-langkah khususnya stabilitas rupiah.   “Secara relatit, depresiasi rupiah dibanding negara lain masih manageable. Tidak perlu kemudian menimbulkan kepanikan,” kata Perry, di Jakarta, pada Selasa (3/7).   Perry menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan intervensi dengan pembelian srata-surat berharga (SBN) di pasar sekunder, yang dilepas oleh investor asing.  Serta intervensi dalam proses lelang SBN di pasar sekunder agar menarik bagi investor.   “Langkah-langkah stabilitas di pasar valas untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. Intevensi valas oleh BI agar investasi asing bisa masuk,” tukas Perry.   Tidak hanya itu, BI juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk menjaga stabilitas keuangan dalam jangka pendek.   Sementara itu pula, pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (3/7), nilai tukar rupiah ditutup pad aposisi Rp14.390 per  dollar AS. Posisi ini melemah 10 poin dari penutupan, Senin (2/7).    

Artikel Terkait

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin
Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, TAMBANG — Alumni Angkatan 1976 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) bersama Majalah TAMBANG bakal menggelar Seminar Nasional bertema “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif dan Produktif untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045” di Kampus 1 UPNVY, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (22/8/2026). Seminar ini menjadi forum untuk mempertemukan kalangan

By Rian Wahyuddin