Grup BUMI Raih 3 Penghargaan Ekonomi Hijau 2024 dari KLHK

BUMI Ekonomi hijau

 Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bersama dengan unit usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin), meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Anugerah Ekonomi Hijau 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta pada 30 Juli 2024.

Direktur PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava, menyatakan, BUMI bersama anak perusahaannya, KPC dan Arutmin, berkomitmen tinggi dalam mitigasi perubahan iklim melalui upaya penurunan emisi yang dihasilkan dari operasionalnya.

“Komitmen BUMI terlihat dari laporan keberlanjutan BUMI yang disusun sesuai dengan standar nasional dan internasional, dan untuk menjaga kredibilitas, laporan keberlanjutan BUMI diberikan jaminan oleh pihak ketiga yang independen,” beber Dileep, Rabu (14/8).

Penghargaan yang didapatkan, yaitu:

  1. BUMI: Anugerah Ekonomi Hijau atas Program Konservasi Lingkungan dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat.
  2. KPC: Anugerah Ekonomi Hijau atas Optimalisasi Rantai Pasok Domestik.
  3. Arutmin: Anugerah Ekonomi Hijau atas Kepedulian terhadap Konservasi Air.

Penghargaan ini juga diberikan kepada institusi dan organisasi korporasi yang memiliki tingkat kepedulian tinggi terhadap visi pembangunan berkelanjutan berdasarkan pada kepedulian lingkungan, dampak sosial, dan penerapan tata kelola yang baik.

Selain itu, KLHK juga menyelenggarakan Festival LIKE 2 pada 8 – 11 Agustus 2024 di Hall A & B Jakarta Convention Center (JCC).

Dalam festival ini, BUMI, KPC, dan Arutmin berkesempatan untuk menunjukkan upaya perusahaan dalam menjaga dan mereklamasi lingkungan di wilayah operasional masing-masing. Selain itu, beberapa produk dari UMKM binaan Kaltim Prima Coal dan Arutmin Indonesia juga dipamerkan, seperti kain batik (sasirangan, wakaroros, dan sacoprint (sasirangan eco-print)), amplang, sabun dan minyak sereh, serta makanan ringan lainnya. Selain itu, diadakan pula games dan pembagian souvenir.

Disamping itu, pada Jumat (9/8) BUMI mendapat kehormatan dari Presiden RI Bapak Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar yang berkunjung dan berdiskusi singkat di booth Grup BUMI.

BUMI, KPC, dan Arutmin juga turut meramaikan talkshow dalam Festival LIKE 2. Dengan tema “Reklamasi dan Pascatambang”, talkshow ini menghadirkan akademisi dari Universitas Bakrie serta praktisi dari Kaltim Prima Coal dan Arutmin Indonesia sebagai pembicara. 

BUMI Optimis Realisasi Produksi Batu Bara Tahun 2024 Sesuai Target

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin