Geo Dipa Energi Unit Patuha Terima Kunjungan Bumdesma Kecamatan Batu, Banjarnegara

Geo Dipa Energi Unit Patuha Terima Kunjungan Bumdesma Kecamatan Batu, Banjarnegara

Jakarta,TAMBANG,- PT Geo Dipa Energi Unit Patuha menerima kunjungan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Rombongan ini ingin melakukan studi banding dan menjadi bagian dalam rangka transfer knowledge pengelolaan Bumdes. Mereka diterima di kantor PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha, Rabu (10/01).

Di kesempatan itu, Camat Batur, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut sangat penting dilakukan oleh Bumdesma Asta Karya Sejahtera Kecamatan Batur. Lembaga ini belum lama berdiri dan memerlukan pembelajaran dari Bumdes yang sudah lebih berpengalaman dan berhasil dalam pengelolaan serta pemanfaatan potensi desa.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, dimana kami mendapatkan banyak transfer knowledge. Kami juga sangat mengapresiasi GeoDipa yang sudah memfasilitasi untuk dapat belajar dengan Bumdesma Sugih Alam Lestari terkait pengelolaan Bumdes serta pemanfaatan potensi desa,” ujarnya.

Sebagai informasi, Bumdesma Asta Karya Sejahtera Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, merupakan Badan Usaha Desa Bersama yang terdiri dari 8 (delapan) Desa, yaitu Desa Karangtengah, Bakal, Diengkulon, Pekasiran, Pasurenan, Sumberrejo, dan Batur. Sementara Bumdesma Sugih Alam Lestari merupakan Badan Usaha Desa Bersama yang terdiri dari 3 (tiga) Desa di 3 (tiga) Kecamatan, yaitu Desa Sugihmuti Kecamatan Pasirjambu, Desa Panundaan Kecamatan Ciwidey, dan Desa Alamendah Kecamatan Rancabali.

General Manager GeoDipa Unit Dieng, Herdian Ardi Febrianto, menjelaskan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat di Kecamatan Batur, Banjarnegara. Hal ini dikarenakan Bumdesma akan memberikan manfaat yang sangat besar terhadap kemandirian ekonomi desa.

“Bumdesma yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa, diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi yang berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena Bumdes yang dikelola dengan baik, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa yang diikuti dengan penngkatan kesejahteraan,” katanya.

Sementara Plt. General Manager GeoDipa Unit Patuha, Budi Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen GeoDipa dalam mendukung program pengembangan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi yang terbangun dengan baik antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin