PPA Perusahaan Pertama Terapkan Private Network di Sektor Pertambangan Bersama Telkomsel

PPA Perusahaan Pertama Terapkan Private Network di Sektor Pertambangan Bersama Telkomsel

Jakarta, TAMBANG — PT Putra Perkasa Abadi (PPA) menjadi perusahaan jasa pertambangan pertama di Indonesia yang menerapkan layanan private network dengan kolaborasinya bersama Telkomsel. Aksi korporasi ini juga menjadi salah satu bagian dari akselerasi solusi smart mining untuk operasional industri Indonesia yang lebih aman, terkoneksi dan terintegrasi.

Kolaborasi ditandatangani oleh Direktur HCGA & Legal PPA R Teguh Saptosubroto dan Direktur Sales Telkomsel Adiwinahyu B Sigit dalam nota kesepahaman di acara Telkomsel enterprise Solution Day 2023 di Jakarta (31/1).

Dengan ini PPA telah menjadi bagian dari transformasi digital industry pertambangan Indonesia melalui pemanfaatan solusi digital terdepan yang sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler.

“PPA melakukan inisiatif ini dalam rangka menjadi bagian dari akselerasi transformasi digital di sector industry pertambangan menuju revolusi industri Indonesia 4.0, hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produksi secara maksimal, selain itu juga akan meningkatkan safety dalam operasional PPA” jelas Teguh.

Dalam kolaborasi kali ini, PPA menerapkan smart mining dari Telkomsel Enterprise yang meliputi penggunaan private network, pembangunan BTS untuk memastikan jangkauan private network mencakup seluruh area operasional PPA, infrastructure as a service (IAAS), dan fuel monitoring melalui konektivitas dengan tingkat reliabilitas dan keamanan yang tinggi.

Sinergi ini juga memungkinkan PPA untuk memiliki latensi jaringan rendah di bawah 50milisecond untuk mendukung kemudahan proses otomatisasi setiap aktivitas pertambangan, operasional, serta proses monitor secara real-time.

“Termasuk ke dalamnya implementasi IoT Intelligent Tank Monitoring System (INTANK) untuk fuel monitoring pada setiap armadanya kapan pun dan di mana pun guna pengambilan keputusan yang lebih cepat untuk pengalaman lebih baik dalam setiap aktivitas perusahaan serta pengelolaan biaya yang lebih efisien,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin