ExxonMobil Gelontorkan US$1,9 Juta Untuk Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi di Banyu Urip

ExxonMobil Gelontorkan US$1,9 Juta Untuk Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi di Banyu Urip

Bojonegoro - TAMBANG. Dalam rangka memberikan perhatian pada masyarakat sekitar lokasi proyek Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), anak perusahaan Exxon Mobil Corporation, memberikan bantuan dana senilai US$1,9 juta untuk penyelenggaraan program pengembangan pendidikan di Bojonegoro dan Tuban.

Exxon akan membantu enam sekolah di Bojonegoro dan Tuban dalam bentuk Program Pengembangan Sekolah, dengan menggandeng Putera Sampoerna Foundation. Fokus program ini adalah pelatihan untuk guru, manajemen dan tata kelola sekolah, pengembangan kurikulum, serta pelatihan bagi para siswa.

Sekitar 240 guru Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Pertama akan mendapatkan manfaat dari program ini. Program ini juga melibatkan partisipasi aktif dinas pendidikan dan masyarakat setempat.

Dukungan ini diberikan sejalan dengan proyek pengembangan Lapangan Banyu Urip yang segera selesai. Nilai investasi yang telah ditanamkan di proyek hulu migas itu sendiri diperkirakan lebih dari US$ 3 miliar, dan melibatkan lebih dari 460 perusahaan Indonesia.

“Kami bangga bisa bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation dan Yayasan Bina Swadaya dalam program penting ini. Selain itu, bersama para mitra Blok Cepu, kami siap memprakarsai berbagai program lain yang akan mendukung pengembangan ekonomi lokal,” ungkap Presiden ExxonMobil Cepu Limited, Jon M. Gibbs, saat peluncuran program pengembangan sekolah di Bojonegoro, Rabu (25/3).

Proyek Banyu Urip yang juga bermitra dengan PT Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu, telah menyerap dan mengembangkan tenaga kerja lokal. Berbagai program kemasyarakatan juga telah dijalankan untuk lebih dari 70.000 anggota masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora.

“Melalui kemitraan dengan masyarakat dan pemerintah setempat, kami terus mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat di mana kami beroperasi,” imbuhnya. ExxonMobil Cepu Limited yang dulu dikenal dengan Mobil Cepu Ltd menitikberatkan program kemasyarakatannya di tiga sektor, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi.

Artikel Terkait

Bahlil Lahadalia Dilantik Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Rangkap Menteri ESDM

Bahlil Lahadalia Dilantik Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Rangkap Menteri ESDM

Jakarta, TAMBANG — Bahlil Lahadalia mendapat mandat baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahlil dilantik sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan

By Rian Wahyuddin