Even Refining Petrochemicals World 2019 Petik Apresiasi Positif

Even Refining Petrochemicals World 2019 Petik Apresiasi Positif
Bali, TAMBANG- Even Refining Petrochemicals World (RPW) 2019 mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Direktur Megaproyek Pengolahan & Petrokimia Pertamina, Ignatius Tallulembang hadir menjadi pembicara utama dalam kegiatan Refining Petrochemicals World (RPW) 2019 di hotel Westin, Bali, Selasa (14/5).   Menurut GM Asset Management PT Kreasindo Resources Indonesia, Dempsey Robby Kambey, kegiatan ini  sangat positif, sehingga ia bisa melihat sejauh mana perkembangan bisnis refinery dan pertrokimia saat ini, khususnya mengenai dua megaproyek yang saat ini dimiliki Pertamina.   “Kami pun mempunyai kesempatan untuk menyampaikan kapabilitas yang kami miliki sebagai perusahaan dalam negeri,” ujar Dempsey dalam keterangan resmi, Kamis (16/5),   Hal senada diungkapkan JMJ Associates Timbul P. Gurning yang merupakan konsultan Keselamatan Kerja Global. Menurutnya, Pertamina memiliki proyek luar biasa yang juga harus didukung oleh aspek HSSE yang mumpuni. Kesempatan ini menjadi ajang bagi perusahaan untuk menyampaikan kapabilitasnya dalam mengelola aspek HSSE.   Sementara itu, Sebastian Huchette dari Axens Solution, perusahaan licensor yang bekerja sama dengan Pertamina dalam aspek teknologi untuk proyek Pertamina seperti pada salah satu unit treating gasoline di unit RFCC Cilacap dan RDMP Balikpapan, menyatakan, kegiatan RPW 2019 bisa saling membuka berbagai kesempatan kerjasama lainnya dengan Pertamina.       Sementara itu, Paul Allan dari Honeywell UOP juga menyampaikan apresasi atas ajang RPW 2019. Menurutnya, kegiatan ini  merupakan sarana untuk membangun network satu sama lain dan menjajaki aneka kemungkinan kerjasama.   “Pertamina dan Honeywell UOP punya sejarah kerja sama yang panjang, dan tentunya kami sangat membuka kesempatan jika ada berbagai kemungkinan kerjasama pengembangan lainnya,” ungkap Paul.   Untuk diketahui, RPW 2019 merupakan ajang bagi para pemimpin dan pelaku  industri Minyak dan Gas (Migas)  khususnya di bidang Refinery & Petrochemicals untuk membahas tantangan, peluang hingga tren pasar bertujuan sebagai sarana mencari solusi dalam berbagai permasalahan yang umun ditemui dalam sektor ini.   Kegiatan ini terbagi dalam Sesi Pleno Eksekutif dan Diskusi Panel menghadirkan 40 Pembicara dari dalam dan luar negeri  serta diikuti 350 peserta yang berkecimpung dalam bisnis Refinery & Petrochemicals, Engineering Procurement and Construction (EPC) hingga penyedia teknologi.   RPW tahun ini mengusung Tema”Transformasi Digital dan Inovasi Proses untuk Masa Depan Hilir yang Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ajang bagi Direktorat Megaproyek & Pengolahan Petrokomia Pertamina untuk menyampaikan berbagai proyek besar Pertamina sesuai dengan target yang ingin dicapai.        

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda