ESDM Sosialisasikan B30 ke Kaum Millenial

ESDM Sosialisasikan B30 ke Kaum Millenial
Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan edukasi komprehensif terkait pemanfaatan B30 di kalangan millenial. KESDM menggandeng Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, Kementerian ESDM menggelar acara Temu Netizen di tiga kota, yaitu Medan, Balikpapan, dan Palembang.   Tak hanya menggelar talk show, peserta juga mendapat kesempatan kunjungan lapangan ke lokasi produksi maupun blending biodiesel dengan BBM. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan, acara ini digelar agar anak-anak muda paham lebih dekat dengan biodiesel, sebagai salah satu energi masa depan yang ramah lingkungan.   “Kalau terealisasi, Indonesia sebagai produsen sawit tidak perlu khawatir, sawit kita akan terserap untuk biodiesel, ketahanan energi semakin handal, impor BBM pun akan semakin berkurang,” ujar Agung melalui keterangan resmi, Selasa (9/7).   Sementara itu, Achmad Maulizal Sutawijaya, Corporate Secretary BPDP KS yang hadir di acara Temu Netizen Balikpapan menyampaikan, pentingnya peran sawit dalam pengembangan energi terbarukan di masa datang. Sawit memegang peran penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.   “Pemerintah juga berkomitmen mendorong program hilirisasi produk sawit seperti Green Diesel, Green Gasoline, dan Green Avtur untuk pengembangan energi terbarukan dan penguatan ketahanan energi nasional,” Achmad Maulizal.   Acara Temu Nitizen sebelumnya sudah dilangsungkan di Medan pada 2 Juli 2019. Selain mengikuti talk show, para peserta juga diajak melakukan kunjungan lapangan ke PTPN 4 Adolina untuk melihat langsung proses pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (Crude Palm Oil) yang kini menjadi salah satu bahan campuran biodiesel.   Kemudian acara Temu Nitizen di Balikpapan dilaksanakan pada 4 Juli 2019. Lebih dari 100 peserta hadir memeriahkan acara bertajuk #GoodPeopleDukungBiodiesel, termasuk peserta spesial dari Komunitas Semangat Muda Tuli (SemuT) Balikpapan. Kegiatan juga dilengkapi dengan kunjungan lapangan ke TBBM Balikpapan.   “Luar biasa banget karena ada acara Temu Netizen ke-14 bersama Kementerian ESDM bersama BPDP Sawit, kita berbagi ilmu apa itu B30. Acaranya keren, luar biasa, teman-teman di sini juga ada yang dari profesional,” ujar Huda, juru bicara isyarat Komunitas SemuT Balikpapan.   Rencananya pada Kamis (18/7) acara Temu Netizen akan diadakan di Palembang pada tanggal Juli 2019. Diharapkan, semangat #MenujuB30 yang diangkat pada sosialiasi kali ini akan ditularkan para peserta yang hadir kepada komunitas dan masyarakat di sekitarnya.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda