ESDM Optimis Capai Target PNBP Minerba 2015

ESDM Optimis Capai Target PNBP Minerba 2015

Jakarta-TAMBANG. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih optimis dapat mencapai target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 2015 sebesar Rp 44,3 triliun dari sektor pertambangan mineral dan batu bara.

Direktur Jenderal Minerba, R Sukhyar memaparkan, tahun ini pihaknya tidak akan mengandalkan sepenuhnya peningkatan capaian PNBP dari hasil pembayara piutang. Selama tahun 2014, sudah banyak perusahaan yang meningkatan kepatuhan mereka dengan membayar royalti.

“2015 tidak ada piutang meskipun masih ada beberapa IUP yang belum membayar tapi jumlahnya sangat kecil,” kata Sukhyar di kantornya, Selasa (6/1).

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa untuk tahun 2015, realisasi PNBP akan bergantung pada kemajuan smelter mineral yang akan memberikan royalti pada Negara. Selain itu, pemerintah juga bergantung dari hasil pungutan tariff PNBP batu bara yang sudah dinaikkan.

“Royalti untuk IUP kan naik 7,9, hingga 13,5% walalupun revisi PP No.9 nya belum selesai hingga kini,” ujar Sukhyar.

Sebagai informasi, PNBP sektor Minerba untuk tahun 2014 mencapai lebih dari Rp 34 triliun. Jumlah itu belum melampaui target yang ditetapkan di awal tahun 2014 sebesar Rp 39 triliun. Namun jumlah ini naik siginifikan dibanding tahun 2013 setelah Kementerian ESDM, KPK, dan instansi pemerintah lain melakukan koordinasi dan supervisi pada IUP yang tersebar di 12 provinsi.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda