ESDM Ingin Pungutan Daerah Dihapus

ESDM Ingin Pungutan Daerah Dihapus

Jakarta-TAMBANG. Hingga menjelang tutup tahun, renegosiasi kontrak tambang masih menyisakan beberapa nama perusahaan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akan mengejar target penyelesaian renegosiasi yang belum selesai.

Salah satu cara yang ditempuh adalah mengevaluasi pungutan-pungutan yang selama ini dilakukan daerah kepada pelaku usaha pertambangan di wilayahnya.

Direktur Jenderal Minerba, R Sukhyar mengatakan, selama ini pungutan tersebut terindikasi menghambat proses renegosiasi kontrak tambang. Jumlah yang belum menyelesaikan renegosiasi mencapai 20 perusahaan.

“Kami meminta penaikan royalti tetapi di daerah ada pungutan, ini tentu memberatkan. Kami berupaya bagaimana mengurangi pungutan-pungutan yang dilakukan daerah itu,” katanya, Rabu (17/12) kemarin.

Sebagai contoh, PT Nusa Halmahera Mineral (NHM), perusahaan tambang emas berstatus Kontrak Karya (KK) hingga saat ini belum menyepakati amandemen kontrak. Kata Sukhyar, perusahaan tersebut mengeluhkan adanya pungutan yang dilakukan pemerintah daerah.

Nilai pungutan itu setara dengan nominal royalti yang harus dibayarkan jika perseroan menandatangani nota kesepakatan amandemen kontrak.

NHM merupakan patungan antara Newcrest (kepemilikan 75%) dengan PT Aneka Tambang Tbk. (kepemilikan 25%). Perusahaan ini mengoperasikan tambang emas Gosowong di halmahera Utara, Maluku Utara.

“Kasus mereka itu serupa dengan Agincourt yang dipungut oleh pemerintah daerah setempat, nilai pungutannya setara dengan royalti, jadi ini yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Artikel Terkait

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin