ESDM Gandeng BPS Kembangkan Data Statistik

ESDM Gandeng BPS Kembangkan Data Statistik
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK)Kementerian ESDM, Agung Pribadi saat mengumumkan harga DMO Batu BAra, Jumat (9/3)
Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk berkolaborasi mengembangkan data statistik. Kerjasama itu tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data informasi dan statistik bidang ESDM.   Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Komunikasi, Layanan, Informasi Publik, dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi. “Ya sudah (ditandatangani MoU tersebut),” ujarnya kepada tambang.co.id, Jumat (16/3).   MoU ini bisa membuat mekanisme serah terima data jadi nol rupiah alias gratis. Asalkan untuk mendukung kebijakan dan bukan untuk komersialiasi. Adapun ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi, penyediaan data informasi statistik terkait bidang energi dan sumber daya mineral melalui kegiatan perencanaan, pendataan, pengolahan, analisis, atau penyajian.   Kemudian, pemanfaatan data dan informasi statistik terkait bidang energi dan sumber daya mineral untuk data dan informasi yang telah tersedia. Pengembangan sistem informasi dan metodologi statistik terkait bidang energi dan sumber daya mineral.   Selanjutnya, pengembangan sumber daya manusia pada bidang statistik serta bidang energi dan sumber daya mineral. Lalu diseminasi informasi bidang statistik serta bidang energi dan sumber daya mineral dan kerja sama lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas para pihak   Untuk diketahui, data-data yang dibutuhkan sektor ESDM dari BPS antara lain data konsumsi energi rumah tangga, industri, dan transportasi per wilayah, yang dibutuhkan untuk perhitungan konservasi energi dan Rencana Umum Energi Daerah (RUED).   Kemudian,  data realisasi dan proyeksi PDRB nasional dan provinsi untuk penyusunan Rencana Umum Ketengaslitrikan Nasional atau RUPTL kedepan, data spasial demografi dan kehutanan untuk mendukung perhitungan potensi sumber daya energi terutama tenaga surya. Serta data nilai tambah PDB sektor lain untuk menghitung proyeksi kebutuhan dan penyediaan energi dan potensi data statistik lainnya, dapat ditingkatkan nilai tambahnya.  

Artikel Terkait

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

Jakarta, TAMBANG - PT United Tractors Tbk (UT) menerima 5 penghargaan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards (EPSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan atas berbagai inisiatif UT dalam mendorong inovasi, menjaga lingkungan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat. Adapun lima penghargaan yang

By Rian Wahyuddin
ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Pengusaha Batubara dan Energi Indonesia (ASPEBINDO) mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan bioenergi di Indonesia. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang mengemuka dalam Bioenergy Summit 2026 yang digelar ASPEBINDO, Rabu (26/8). Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira mengatakan, pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi

By Rian Wahyuddin