ESDM Dorong Perusahan Tambang Sumatra Raya dan Riau Tingkatkan Keselamatan Operasional

Keselamatan Operasional

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Minieral (ESDM) mendorong pelaku usaha tambang se-Sumatra Raya meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu dan Lampung serta Provinsi Riau dan Kepulauan Riau untuk meningkatkan aspek keselamatan operasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Teknik dan Lingkungan, Kementerian ESDM, Sunindyo Suryo Herdadi dalam pertemuan Direksi Perusahaan Pertambangan di Kota Batam, Kepulauan Riau.

“Direksi perusahaan pertambangan harus membuka diri untuk mengimplementasikan Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 10.K/MB.01/DJB.T/2023 tentang Petunjuk Teknis Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan yang merupakan kebutuhan kita Bersama,” ucap Sunindyo dalam keterangannya, dikutip Jumat (15/9).

Kepala Inspektur Tambang tersebut juga memaparkan bahwa masih ada pemegang izin yang beranggapan bahwa aspek keselamatan membuang-buang biaya padahal ketika ada masalah kecelakaan tambang kita harus berhentikan kegiatan operasional pertambangannya untuk memastikan tidak ada collateral damage berikutnya.

“Hal ini sebagai upaya agar tidak ada rentetan beban kejadian yang mungkin akan menimbulkan kejadian kecelakaan yang sama,” beber dia.

Dia menyampaikan, Statistik kecelakaan tambang pada perusahaan pertambangan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung pada tahun 2023 menunjukkan hal perbaikan dibanding tahun 2022 yakni tidak ada kecelakaan tambang berakibat mati.

“Tentunya hal ini diapresiasi dan perlu dipertahankan sampai seterusnya. Mari bersama mencegah agar tidak terjadi kecelakan tambang mulai dari menekan kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman agar kemudian tidak ada timbul kecelakaan,” pungkasnya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau, Muh Darwin berterima kasih telah memilih Kota Batam untuk kegiatan nasional yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi covid.

Kata dia, di Provinsi Kepulauan Riau sektor pertambangan mempunyai pengaruh yang signifikan yakni nomor 3 sebagai penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar setelah sektor pengolahan dan kontruksi.

“Provinsi Kepulauan Riau memiliki 2.545 pulau yang memiliki potensi sumber daya mineral. Dari 2.545 pulau hanya 397 pulau yang berpenghuni, hal ini menjadi tantangan dalam pengelolaan sumber daya mineral di Kepulauan Riau,” ucap Darwin.

“Berdasarkan peraturan perundang-undangan pemegang izin pertambangan wajib melaksanakan kaidah teknik pertambangan yang baik yang salah satunya adalah kewajiban mengelola keselamatan pertambangan pada seluruh kegiatan usaha pertambangannya,” beber dia.

Deklarasi Komitmen Good Mining Practices

Dalam pertemuan ini, Koordinator Inspektur Tambang Penempatan Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung menyampaikan Hasil Evaluasi Kinerja Pengelolaan Keselamatan Pertambangan pada masing-masing provinsi.

Hal tersebut dapat dijadikan lesson learned bagi setiap perusahaan pertambangan untuk dilakukan antisipasi dalam menjalankan kegiatan operasional pertambangan. Sehingga diharapkan dapat menghindari terjadinya kecelakaan, kejadian berbahaya, kejadian akibat penyakit tenaga kerja dan penyakit akibat kerja.

Karena itu, Sunindyo mendorong Direksi Perusahaan tambang untuk berkomitmen meningkatkan pengelolaan kaidah teknik pertambangan yang baik atau good mining practices (GMP) dengan dituangkan dalam penandatangan deklarasi komitmen bersama oleh masing-masing direksi perusahaan tambang.

Adapun isi deklarasi komitmen tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Menjalankan dan menjamin untuk terlaksananya kewajiban kaidah teknik pertambangan yang baik pada kegiatan operasional sesuai dengan peraturan perundangan;
  2. Menyediakan sumber daya (personil, biaya, organisasi, sarana, prasarana, instalasi, dan peralatan pertambangan) yang memadai untuk menjamin kegiatan operasional dapat dilaksanakan secara aman, sehat, dan produktif serta sesuai peraturan perundangan;
  3. Memberikan dukungan penuh kepada Kepala Teknik Tambang sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan perundangan; dan
  4. Melaksanakan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.

Artikel Terkait

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin
Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Jakarta, TAMBANG – PT Patra Logistik terus memperluas cakupan bisnis dan perannya dalam mendukung rantai pasok energi nasional. Kepercayaan PT Pertamina Patra Niaga diwujudkan melalui perluasan pengelolaan distribusi BBM dan LPG di Kalimantan serta pengelolaan distribusi Avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Pada layanan BBM, Patra Logistik yang sebelumnya

By Rian Wahyuddin