ESDM Bantah Tak Prioritaskan Pertamina Kelola Blok Terminasi

ESDM Bantah Tak Prioritaskan Pertamina Kelola Blok Terminasi
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar

Jakarta, TAMBANG – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar membantah pihaknya tak memprioritaskan pengelolaan blok terminasi kepada Pertamina.

Hal ini disampaikan berkenaan dengan rencana terbitnya Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 23/2018 yang sudah diteken Menteri Ignasius Jonan, dan saat ini dalam proses perundangan di Kementerian Hukum dan HAM.

“Permennya, spiritnya production tidak boleh turun. Biasanya di akhir kontrak production selalu turun. Makanya untuk menjaga agar production tidak turun, kontraknya diberi kepastian untuk diperpanjang. Kalau production turun, yang rugi kedua belah pihak, negara juga rugi, pengusaha juga rugi.” kata Arcandra di kantornya, Jumat (27/4).

Salah satu pokok Permen No 23/2018, adalah memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada pengelola eksisting di blok yang akan berakhir masa kontraknya atau terminasi. Mereka diminta mengajukan proposal kontrak terlebih dahulu. Apabila proposalnya kurang cocok, barulah Pertamina dipersilahkan mengajukan proposal.

“Kalau proposalnya enggak bagus, maka pertamina masuk,” ujar Arcandra.

Ide ini digulirkan lantaran kebiasaan para kontraktor terminasi, selalu menurunkan angka produksinya menjelang habis masa kontrak. Nah, agar hal itu tidak terjadi, maka mereka diberi kepastian perpanjanjangan.

Jadi, Permen No 23/2018, menurut Arcandra, bukan tidak memprioritaskan Pertamina, tapi memberikan kepastian investasi kepada eksisting agar tidak ada penurunan produksi minyak.

Arcandra juga menjelaskan soal masukan yang diperoleh saat berkunjung ke beberapa perusahaan Migas di luar negeri, bahwa mereka merasa Indonesia akan melakukan nasionalisasi terhadap blok terminasi. Tentu mereka merasa terganggu, setelah berinvestasi bertahun-tahun di Indonesia, tiba-tiba ada upaya ambil alih secara sepihak dengan landasan nasionalisasi.

“Kita evaluasi bagaimana caranya yang eksisting ini kita kasih kesempatan untuk mengajukan proposalnya,” paparnya.

Sebagai informasi, Permen ESDM No 23/2018 ini akan merevisi Permen No 15/2015 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Yang Akan Berakhir Kontrak Kerja Samanya.

“Itu kan direvisi, Permen (Nomor) 23 (tahun 2018) dari (Permen Nomor) 15 (tahun 2015). Berlaku untuk WK (Wilayah Kerja) yang baru. Yang terminasi (berjumlah) sekitar 20-an,” ungkap Arcandra.

Soal 20 blok terminasi itu, dalam waktu dekat ini akan ada yang ditandatangani. Skema Gross Split tetap menjadi andalan. Arcandra juga memperkenalkan istilah baru yang nanti berlaku dalam kontrak tersebut sesuai Permen 23/2018, yaitu ‘Komitmen Kerja Pasti’. Dia belum mau menjelaskan lebih jauh soal pengertiannya.

“Sekarang di-introduce ada komitmen kerja pasti. Bukan komitmen kerja, bukan komitmen pasti. Ada targetnya, sebelum Juni ini ada yang tanda tangan,” pungkas Arcandra.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin