ESDM Ancam Sanksi Eksportir Tidak Bawa Pulang Dana Hasil Ekspor

ESDM Ancam Sanksi Eksportir Tidak Bawa Pulang Dana Hasil Ekspor
Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono
Jakarta, TAMBANG – Menyambut instruksi Presiden Joko Widodo dan arahan Menteri ESDM Ignasius Jonan, untuk mengendalikan impor dan memperkuat devisa nasional, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Bambang Gatot Aryono menegaskan, Ditjen Minerba akan melakukan pemantauan dengan meminta laporan setiap bulan dari perusahaan.   Pemantauan ini untuk mengevaluasi apakah perusahaan memenuhi persyaratan yang ditetapkan atau tidak. Yaitu harus meletakkan uangnya di bank devisa di Indonesia atau Bank Pemerintah Indonesia di luar negeri.   Jonan memastikan, pengawasan dana hasil ekspor akan dilakukan dengan meminta bukti ekspor menggunakan L/C. Ia akan menerapkan sanksi jika eksportir tidak membawa kembali DHE ke dalam negeri.   “Bagaimana kalau dia tidak memenuhi syarat? Ditjen Minerba sedang memikirkan sanksinya berupa pengurangan produksi. Jadi kita lihat per bulannya berapa dan akan kita tetapkan kira-kira berapa pantas untuk diberikan pengurangan produksi,” tambah Bambang.     Sementara, Kepala SKK Migas Amin Sunaryadi menegaskan, ketentuan untuk hasil devisa ekspor jika yny disetorkan lebih rendah akan diberikan sanksi administrasi 0,5% untuk 30 hari kali tiga bulan. “Nilai dendanya tertinggi Rp100 juta,” tukas Amin.  

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda