Empat BUMN Pertambangan Disinergikan

Jakarta-TAMBANG. Empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan seperti PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Indonesia Asahan Aluminium sepakat teken kontrak kerjasama untuk mengoptimalkan sumber daya dan keahlian yang dimiliki oleh masing-masing BUMN.

Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengatakan pembentukan komite ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya dan keahlian yang dimiliki masing-masing BUMN dalam kerangka sinergi antar perusahaan pelat merah, yang dilaksanakan dengan tetap berpedoman pada prinsip good corporate governance (GCG), peraturan pasar modal dan peraturan perundangan yang berlaku.

Kesepakatan kerjasama keempat BUMN meliputi beberapa bidang seperti teknologi informasi, logistic dan pengadaan, pengembangan sumber daya manusia, potensi investasi, geological exploration, pengelolaan komoditas pertambangan juga sarana kesehatan.

Rini berharap dengan adanya konsolidasi tersebut bisa membentuk satu grup usaha pertambangan yang bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional.

โ€œTentunya tak hanya sebagai pelaku bisnis tetapi juga sebagai pemasok produk industri,โ€ ujar Rini saat meresmikan kerjasama tersebut di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/1). 

Bersamaan dengan penandatangan kontrak itu juga disepakati kerjasama antara PT Aneka Tambang (Persero) Tbk dan PT Bukit Asam (Persero) tbk dalam rangka pasokan tenaga listrik ke pabrik peleburan ferronikel di Halmahera Timur.

Diterangkan Rini, konsolidasi itu merupakan langkah awal yang nantinya akan dikaji oleh Komite Konsolidasi BUMN Pertambangan sebagaimana yang telah dibentuk oleh menteri BUMN melalui Keputusan Nomor SK-250/MBU/12/2015 pada 14 Desember 2015. Komite tersebut diberi tugas untuk mempersiapkan konsolidasi BUMN pertambangan dalam suatu holding company atau join venture.

โ€œSesuai aturan, konsolidasi tersebut harus sudah selesai setelah dua tahun dibentuk,โ€ jelas Rini.


Adapun organ Komite Konsolidasi BUMN Pertambangan ini terdiri dari Komite Pengawas, Komite Eksekutif, dan Sekretariat Komite. Sementara pengawas beranggotakan Menteri BUMN dan beberapa pejabat eselon 1. Sedangkan Komite Eksekutif beranggotakan para direktur utama BUMN yang melakukan kerjasama. 

Artikel Terkait

Program Si Jame Perkuat Rantai Pasok Jahe Merah dan Buka Akses Pasar Petani Binaan CSR PAMA Indo

Program Si Jame Perkuat Rantai Pasok Jahe Merah dan Buka Akses Pasar Petani Binaan CSR PAMA Indo

Kutai Timur, TAMBANG โ€“ PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site INDO bersama Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bessai Berinta mengembangkan Program Sinergi Jahe Merah (Si Jame) untuk mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil panen petani. Melalui program CSR yang dimulai sejak 2025 ini, PAMA mendampingi petani di Desa Suka Rahmat,

By Rian Wahyuddin
Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin