Dukung Swasembada Pangan, PTBA Sulap Batu Bara Jadi Kalium Humat untuk Suburkan Pertanian

pangan PTBA
Sumber: PTBA.

Jakarta, TAMBANG – Selain andil mensukseskan swasembada energi, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga turut mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto lainnya yaitu swasembada pangan. Dalam hal ini, perusahaan pelat merah ini mengubah batu bara menjadi kalium humat yang berfungsi menyuburkan tanah pertanian.

Kalium humat menjadi salah satu bentuk hilirisasi batu bara yang dilakukan oleh PTBA untuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang berfokus pada kemandirian pangan, hilirisasi industri, dan kesejahteraan masyarakat.

PTBA bahkan telah siap mengkomersialisasikan produk kalium humat ini dengan merek BA Grow. Nantinya, BA Grow yang siap dikomersialisasikan itu akan berbentuk padat dan cair. Produk ini juga telah memenuhi standar senyawa humat sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019.

“Inovasi ini menjadi bukti bahwa batu bara tidak selalu identik dengan energi fosil yang hitam. Dengan pendekatan teknologi yang tepat, sumber daya alam tersebut dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan yang mendukung sektor pangan nasional,” jelas Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto dalam Hipmi-Danantara Indonesia Business Forum 2025, di Jakarta, dikutip Rabu (29/10).

Turino menambahkan, PTBA juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kalium humat. Adapun saat ini, PTBA telah menjalankan pilot project konversi batu bara menjadi kalium humat dengan para ahli geologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Dari proyek percontohan ini, perusahaan berhasil memproduksi 150 ton kalium humat per tahun.

“Kami sangat terbuka untuk bekerja sama. Tidak hanya reseller, tapi juga partner strategis — baik penyedia teknologi maupun investor yang ingin membangun kemitraan jangka panjang. Kami sadar, inovasi sebesar ini tidak mungkin dijalankan sendirian,” tuturnya.

Turino menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya PTBA untuk memperkuat peran sektor pertambangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan mengolah batubara menjadi produk bernilai tambah seperti kalium humat, PTBA tak hanya menciptakan peluang bisnis baru, tetapi juga berkontribusi langsung pada ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.

Baca juga: Kembali Beroperasi, Gag Nikel Tegaskan Komitmen terhadap Kelestarian Lingkungan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keberlanjutan

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin