Dukung Business Case Competition, Pertamina NRE Edukasi Tentang EBT

Dukung Business Case Competition, Pertamina NRE Edukasi Tentang EBT

Jakarta,TAMBANG,-Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berkolaborasi dengan Society of Petroleum Engineers Universitas Indonesia (SPE UI) Student Chapter dalam Petrodays 2025 untuk memberikan wawasan tentang energi baru dan terbarukan (EBT) dalam business case competition.

Pertamina NRE berkomitmen untuk turut mendorong transisi energi di Indonesia, tidak saja dari aspek bisnis komersial tapi juga kesiapan sumber daya manusia Indonesia. Salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan aktif melakukan edukasi kepada generasi muda dan komunitas akademik tentang energi baru dan terbarukan.

Fadli Rahman, Direktur Perencanaan Strategi dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, mengatakan pengembangan EBT dan transisi energi Indonesia perlu dipahami dan partisipasi generasi muda Indonesia.

“Pemanfaatan EBT akan turut mendukung ketahanan dan swasembada energi,” ujar Fadli Rahman, Direktur Perencanaan Strategi dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Jumat (23/5).

Fadli saat hadir di sela-sela sesi edukasi EBT dan Pertamina NRE pada ajang Petrodays 2025, Minggu (18/5), mengapresiasi kegiatan SPE UI Student Chapter yang dinilai sangat positif.

Petrodays 2025 merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh SPE UI Student Chapter, di mana salah satu kegiatannya adalah business case competition. Pertamina NRE sebagai knowledge partner berperan penuh dalam seluruh rangkaian kompetisi ini, kasus bisnis yang dikompetisikan mengambil tema Redefining Energy Mix: Integrating Renewables for a Net-Zero Future, khususnya pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (POME) untuk biogas.

Saat ini Pertamina NRE bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) telah memanfaatkan POME untuk pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) dengan kapasitas 2,4 megawatt (MW) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang beroperasi sejak 2020. Selain berinovasi pada pemanfaatan POME sebagai pembangkit listrik, Pertamina NRE juga memanfaatkan pengurangan emisi dari PLTBg Sei Mangkei ini sebagai produksi kredit karbon dari sektor biogas. PLTBg merupakan salah satu portofolio energi hijau Pertamina NRE di samping pembangkit Listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Selain itu, Pertamina NRE juga mengelola gas to power sebagai energi bersih yang berperan strategis dalam transisi energi.

Fadli menambahkan bahwa untuk mewujudkan ketahanan energi, energi konvensional yang ada saat ini harus tetap dioptimalkan, namun pengembangan energi hijau yang menjadi potensi domestik yang melimpah juga harus dikembangkan untuk mencapai swasembada energi. Selain itu, pemanfaatan energi hijau akan mampu menekan tingkat emisi karbon.

Petrodays 2025 business case competition ini diikuti oleh para mahasiswa peserta SPE UI Student Chapter, antara lain dari Fakultas Teknik, Fakultas Matematika, dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam. Pengumpulan abstraksi karya akan ditutup pada 23 Mei 2025 dan pengumuman finalis dilakukan pada 31 Mei 2025. Akan dipilih sebanyak 8 abstraksi terbaik sebagai finalis yang akan berkompetisi pada tahapan pithcing inovasi mereka yang akan dilaksanakan pada 14 Juni 2025.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin