Dua Perusahaan Tambang Group PAMA Siap Beroperasi, Begini Progresnya

Tarif
ilustrasi
Palangka Raya, TAMBANG – Dua perusahaan tambang batu bara yang tergabung dalam Group PT Pamapersada Nusantara (PAMA) yaitu PT Agung Bara Prima (ABP) dan PT Asmin Bara Jaan (ABJ),  siap beroperasi dalam waktu dekat. Kedua anak usaha PT Tuah Turangga Agung (TTA) ini bakal menggarap konsesi tambang di Kalimantan Tengah. Division Head External and Partnership TTA Group, Muhammad Rum menyebut ABP sudah memiliki infrastruktur yang lengkap dan ditargetkan beroperasi pada tahun depan. Dia menyatakan, pada tahun pertama, perusahaan menargetkan produksi sekitar 400-500 ribu ton batu bara. “Kalau ABP infrastrukturnya sudah mendekati lengkap, tinggal operasional, di tahun depan sudah siap. Untuk target RKAB tahun 2024 besok kita akan produksi di angka 400 ribu sampai 500 ribu.” ujar Rum dalam Media Gathering di Palangka Raya, Rabu (24/5). Sementara, ABJ masih dalam tahap evaluasi terutama terkait kesiapan infrastruktur. Menurut dia, perusahaan saat ini tengah mengkaji potensi lahan untuk dijadikan jalan hauling. “Masih kita kaji di semester dua ini, apakah kelengkapan infrastruktur di tahun 2023/2024 ini dilaksanakan dengan baik. Masih tahap evaluasi,” beber dia. Menukil laman resmi TTA, ABP didirikan pada 8 Februari 2005 dan merupakan perusahaan tambang batu bara berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) tertanggal 20 Juli 2011. Luas konsesinya mencapai 1.271 hektare (ha) di Desa Buhut, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Kanan – kiri
Muhammad Rum – Division Head External and Partnership TTA Group
Gunawan Setiadi – Security And External Relations Dept Head PAMA
Maidi Irvan – CSR Dept Head PAMA
Arif Cahyadi – Deputi PAMA BBSO Head
dalam Media Gathering di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (24/5)
Adapun ABJ PT Asmin Bara Jaan (ABJ) didirikan pada 21 April 1997. ABJ menandatangani Kontrak Karya Batubara (PKP2B) generasi ketiga dengan pemerintah pada 20 November 1997 untuk mengembangkan konsesi batubara di Kalimantan Tengah. Diketahui, selain ABP dan ABJ, ada 3 perusahaan tambang batu bara yang sedang tahap pengembangan yaitu PT Duta Nurcahya, PT Duta Sejahtera dan PT Piranti Jaya Utama. Ketiganya berada di Kalimantan Tengah. Sedangkan perusahaan tambang Group PAMA yang sudah beroperasi yakni PT Asmin Bara Bronang, PT Suprabari Mapanindo Mineral, PT Telen Orbit Prima dan PT Kadya Caraka Mulia. Rum menyatakan, Asmin Bara Bronang adalah produsen penyumbang batu bara terbesar TTA Group hingga 70 persen tiap tahun. “Di TTA itu 70 persen produksi batu bara diproduksi oleh Asmin Bara Bronang,” pungkas dia.

Artikel Terkait

ANTAM Raih Apresiasi Minerba 2026, Sabet Lima Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat dan Pertambangan

ANTAM Raih Apresiasi Minerba 2026, Sabet Lima Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat dan Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM) kembali mencatatkan prestasi dalam pelaksanaan program keberlanjutan perusahaan. Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, ANTAM berhasil meraih lima apresiasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam ajang Apresiasi Minerba 2026. Lima penghargaan tersebut terdiri atas empat penghargaan untuk

By Rian Wahyuddin
Perkenalkan Budidaya Kakao ke SMKN Lolayan I, JRBM Sukses Raih Raih Apresiasi ESDM

Perkenalkan Budidaya Kakao ke SMKN Lolayan I, JRBM Sukses Raih Raih Apresiasi ESDM

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang emas nasional PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) terus menunjukkan komitmen pada pemberdayaan masyarakat di lingkar tambang. Salah satunya dengan menyasar para siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Inilah yang akhirnya menghantar perusahaan tambang yang beroperasi di Sulawesi Utara

By Egenius Soda
Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Jakarta, Senin, 2 November 2026 – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi membuka pagelaran Minerba Convex 2026 di JIExpo, Kemayoran Jakarta, Senin (2/10). Dalam kesempatan tersebut, Menko Bahlil menegaskan bahwa hilirisasi harus dijalankan dengan prinsip keadilan. Menurutnya, hilirisasi tidak

By Rian Wahyuddin