Dian Swastatika Gelontorkan Pinjaman untuk Bangun PLTU di Kendari

Jakarta – TAMBANG. PT Dian Swastatika Sentosa, Tbk (DSSA) menyuntikkan dana pinjaman kepada salah satu cucu usahanya yang bergerak di bidang pembangkitan listrik, PT DSSP Power Kendari. Anak usaha tersebut kini tengah menggarap PLTU Kendari-3 di Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dirancang dengan kapasitas 2×50 MW.   “Pinjaman diberikan kepada PT DSSP Power Kendari dengan plafon US$25 juta, ungkap Hermawan Tarjono, Direktur Dian Swastatika, Selasa (1/6).   Fasilitas pinjaman tersebut diberikan dengan jangka waktu 10 tahun, terhitung sejak 26 Juni 2015 silam. Bunga pinjaman yang dikenakan adalah sebesar 7 persen per tahun.   DSSP Power Kendari memang baru didirikan awal tahun 2015 silam, dengan modal senilai Rp 200 miliar. Pemilik sahamnya adalah dua anak usaha Dian Swastatika, yaitu DSSP Power Sakti dan DSSE Energi Mas Utama.   Dian Swastatika telah menggarap sektor kelistrikan sejak tahun 1998, demi melistriki pabrik kertas yang sama-sama tergabung dalam kelompok usaha Sinar Mas. Saat ini, ada 4 unit pembangkit yang dioperasikan, masing-masing 1 unit di Tangerang dan Serang, serta 2 unit di Karawang.   Sayap usaha kelistrikan Dian Swastatika juga dipercaya untuk menggarap proyek PLTU mulut tambang Sumsel-5 yang berlokasi di Musi Banyuasin. Listrik dari pembangkit berkapasitas 1 x 300 MW itu nantinya akan dijual seusai dengan Perjanjian Jual Beli (PJB) yang telah disepakati dengan PT PLN (Persero).

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin