Cita Mineral Investindo Sabet 3 Penghargaan ISDA 2022

Cita Mineral Investindo Sabet 3 Penghargaan ISDA 2022

Jakarta, TAMBANG – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) berhasil meraih 3 penghargaan di ajang Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2022 yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa (22/11).

Pertama, CITA meraih penghargaan Kategori Gold dengan program Si Asih Berbakat “Fasilitas Air Bersih Berbasis Masyarakat Adat”, SDGs 5 Kesetaraan Gender.

Kedua, perusahaan juga mendapat penghargaan Kategori Gold dengan Program Pertanian “KERAMAT” (Ekstensifikasi, Rehabilitasi, Mekanisme Pertanian) di tanah Simpang, Upaya Transformasi Kebiasaan Bakar Lahan, SDGs 2 Tanpa Kelaparan.

Sementara penghargaan ketiga perusahaan mendapat kategori Terbaik 3 Local Hero dengan Program Penggerak Ketahanan Pangan di Tanah Keramat.

“Penghargaan ini menjadi komitmen untuk CITA agar terus meningkatkan kepedulian terhadap Pembangunan Keberlanjutan Nasional,” kata General Manager External Relations CITA, Agus Rusli, Rabu (23/11).

Ia melanjutkan, CITA memiliki fokus kepada SDG’s point 2 yaitu mengakhiri kemungkinan terjadinya kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan. Perusahaan juga memfokuskan pencapaian SDG’s point 5 yakni mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.

“Penghargaan ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama seluruh pihak baik perusahaan maupun masyarakat sekitar wilayah operasi. CITA memiliki komitmen untuk selalu melakukan kegiatan Community Development yang mendukung Tujuan Pembangunan Keberlanjutan,” jelasnya.

ISDA merupakan ajang bergengsi yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD) bekerja sama dengan Kementerian PPN (Perencanaan Pembangunan Nasional)/Bappenas dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ajang ini dilakukan untuk penyerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Tujuannya untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah berhasil menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility) dan berkontribusi terhadap 17 Tujuan SDGs.

ISDA 2022 diikuti lebih dari 100 perusahaan sebagai komitmen dalam menjalankan CSR dan berkontribusi mensukseskan pencapaian SDGs di Indonesia.

Selain ISDA 2022, CITA juga telah mendapatkan berbagai macam penghargaan bergengsi tahun ini antara lain CSR & PDB Award 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) dan Subroto Award 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin