Chevron Belum Beberkan Pemangkasan Proyek IDD Gendalo-Gehem

Chevron Belum Beberkan Pemangkasan Proyek IDD Gendalo-Gehem
Jakarta, TAMBANG – PT Chevron Pasific Indonesia belum beberkan informasi soal proyek migas laut dalam (Indonesia Deepwater Development/IDD) yang dikerjakannya. Padahal hari ini adalah batas akhir pengajuan proposal rencana pengembangan (Plan of Development/PoD) proyek yang berada di Gendalo-Gehem, Kalimantan Timur itu.   “Maaf belum bisa memberikan komentar,” ungkap Manager Komunikasi Chevron, Danya Dewanti kepada tambang.co.id, Kamis (28/6).   Proposal tersebut berkaitan dengan pemangkasan biaya pengembangan seperti yang diminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemangkasan dijadikan syarat utama untuk disetujuinya PoD oleh pemerintah.   Sebelumnya, Wakil Menteri Archandra Tahar pernah menyebut, pemangkasan biaya proyek IDD diperkirakan berkisar USD6 miliar dari total pengajuan sebesar USD12,8 miliar. Pemangkasan ini merupakan koreksi yang dilakukan pemerintah terhadap struktur biaya yang diajukan oleh Chevron.   Sebagai informasi, PoD IDD ini pernah disetujui oleh pemerintah pada tahun 2008. Tapi pada tahun 2013, setelah tahap Front End Engineering Design (FEED), pembiayaannya membengkak dari sebelumnya yang hanya dibanderol USD6,9 miliar.   Pembengkakan disinyalir akibat dari meroketnya harga minyak dunia. Alhasil, Chevron melakukan revisi PoD dengan mengajukan permintaan Credit Investment.   Chevron ingin pemerintah memberikan hak ganti rugi dengan persentase 240 persen. Padahal maksimal yang diminta KKKS hanya 100 persen.

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda