Cetak Profesi Insinyur Terbanyak, Vale Raih Penghargaan PII

Cetak Profesi Insinyur Terbanyak, Vale Raih Penghargaan PII

Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menerima penghargaan dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) sebagai salah satu perusahaan yang menjadi pionir penyelenggaraan Insinyur Profesional dan Penghasil Insinyur Profesional Terbanyak kategori Pertambangan.

Penghargaan diterima oleh Vice President PT Vale, Adriansyah Chaniago di sela-sela pelaksanaan Rapimnas dan Engineering Expo PII yang berlangsung di Balikpapan pada 20-22 Januari 2023.

Direktur Eksekutif PII Habibie Razak menyampaikan apresiasi kepada 23 perusahaan yang menerima penghargaan dari berbagai kategori.

“Selamat kepada 23 perusahaan yang diberikan penghargaan di malam gala dinner Rapimnas PII, yang diselenggarakan di Balikpapan tiga hari ini,” ungkap Habibie dalam keterangannya, Selasa (24/1).

Direktur Strategic & General Affairs PT Vale Budiawansyah menjelaskan, saat ini PT Vale memiliki 257 insinyur yang mengantongi Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI). Pemegang STRI adalah insinyur profesional yang telah mengikuti uji kompetensi yang diselengarakan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi Insinyur PII (LSKI PII).

Para insinyur PT Vale tersebut, sebagian besar telah mencapai level madya dan beberapa telah Insinyur professional utama. Kata dia, diraihnya penghargaan tersebut sebagai wujud pengakuan dari PII atas komitmen perseroan pertambangan berkelanjutan.

“Penghargaan ini merepresentasikan upaya kami dalam memperkuat penerapan good mining practices. Penerapan praktik pertambangan yang baik tersebut tak bisa berjalan baik dan sustainable tanpa dukungan para engineer atau insinyur yang profesional dan taat pada operasi yang berkelanjutan,” katanya.

Dia menambahkan, penghargaan ini tentunya semakin memacu perseroan untuk terus andil dalam mendorong hadirnya profesi insinyur yang memiliki kemampuan bersertifikasi di bidangnya.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda