Cara Pertamina Bina UMKM Hingga Go International

Cara Pertamina Bina UMKM Hingga Go International

Jakarta, TAMBANG – Di tengah upaya pemerintah Indonesia melakukan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, PT Pertamina melakukan berbagai terobosan mendongkrak geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya dengan mengembangkan pemasaran digital produk UMKM binaan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Vice President CSR and SMEPP Pertamina, Arya Dwi Paramita mengatakan, pemasaran digital menjadi pilihan satu-satunya bagi penggiat UMKM untuk bertahan di tengah kondisi pandemi, di mana aktivitas tatap muka kini banyak dihindari.

Dengan menggandeng sejumlah perusahaan pelat merah lainnya, Pertamina membentuk Pasar Digital UMKM. Pasar ini menjadi semacam katalog untuk mendukung kebutuhan pengadaan Pertamina dan BUMN lainnya.

“Ini adalah sebuah platform digital proses pengadaan di BUMN, di mana teman-teman di skala UMKM bisa ikut pengadaan di sini. Isinya sebagian ada yang mitra binaan, ada juga yang memang sudah melakukan bisnis tapi masih skala UMKM,” ujar Arya saat menjadi narasumber Webinar CSR Forum Majalah Tambang, Kamis (29/4).

Sebelum bergabung dengan Pasar Digital, mitra binaan akan dikurasi berdasarkan jenis produknya, mulai dari segmen garmen, makanan, pernak-pernik, dan lain sebagainya. Mereka akan terlebih dahulu diinkubasi melalui pelatihan bertahap.

Tak hanya meningkatkan keterampilan mitra binaan, Pertamina juga membantu menemukan pelanggan, utamnya dari luar negeri. Pada tahun lalu, Pertamina menggelar pameran internasional virtual produk UMKM terpilih, namanya Pertamina SMEXPO.

“Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga informasinya menyebar luas, dan erhasil mendatangkan visitors hingga 34 ribu dari 38 negara,” tutur Arya.

Pameran tersebut diisi oleh 100 mitra binaan terbaik, yang diseleksi dari seribuan peserta setelah mengikuti tahap inkubasi.

Adalah Agustine Siseliwati, pemilik usaha embroidery dari kota Bogor yang menjadi salah satu penerima manfaat pelatihan dan inkubasi pemasaran digital Pertamina. Ia bergabung menjadi sebagai mitra binaan Pertamina sejak tahun 2009.

Berkat bimbingan dari Pertamina, usahanya terus berkembang. Produk yang dihasilkan oleh Agustine yaitu produk fashion hingga table cloth, table runner, cushion, coaster, curtain, lampu hias, plasmate dan lain sebagainya.

Agustine (kiri) saat sedang menjajakan produknya dalam sebuah ajang pameran.

Agunstine telah mengikuti berbagai ajang pameran di luar negeri, mulai dari Asian Expo London, Index (International Decoration Expo) Dubai, Decorex (Decoration Expo) Afrika Selatan, hingga ke Bulgaria, Malaysia dan Singapura.

Salah satu produk Agustine. Embroidery (bordir atau sulaman) adalah metode dekorasi sebuah kain di mana desainnya dijahit bersama benang berwarna atau benang rajutan.

Ia dibina oleh Pertamina mengenai prosedur ekspor, manajemen dan simulasi, export Coating and pricing, dan masih banyak lagi. Kini, produknya berhasil menembus pasar ke Saudi Arabia, Kuwait dan Dubai. Kini omset Agustine telah mengalami kenaikan hingga 50%.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin