BUMI Resources Sabet Predikat Leadership AA ESG Disclosure Transparency Award 2023

BUMI Resources

Jakarta, TAMBANG – Prestasi gemilang kembali ditorehkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Kali ini, BUMI berhasil menyabet penghargaan dengan predikat Leadership AA dalam ESG Disclosure Transparency Awards 2023.

Kegiatan ini digelar oleh Investortrust.id yang bekerja sama dengan organisasi Yayasan BGK (Bumi Global Karbon) di Gedung Thamrin Nine, Jakarta pada Rabu, 29 November 2023 lalu.

Presiden Direktur PT BUMI Resources Tbk, Adika Nuraga Bakrie menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen terhadap ESG dan sudah menjadi strategic KPI PT Bumi Resources Tbk. Kata dia, fokus ke depan BUMI akan semakin meningkatkan kinerja ESG dan kualitas ESG Disclosure.

โ€œPenghargaan ini membuktikan komitmen Perusahaan untuk senantiasa memberikan nilai tambah kepada masyarakat dan lingkungan di mana Perusahaan beroperasi,โ€ kata Adika dalam keterangannya, Senin (4/12).

Hingga akhir tahun ini, PT BUMI Resources Tbk telah menerima 5 penghargaan bergengsi di area ESG, sebagai pengakuan atas komitmen BUMI dalam peningkatan kinerja ESG.

โ€œKomitmen yang dilakukan Perseroan bukan hanya sekadar program, namun telah menjadi Core Competence bisnis Perseroan yang telah tertanam dalam BUMI dan unit bisnisnya sehingga mampu melakukan praktik-praktik terbaik, berkontribusi dalam menciptakan kemandirian di masyarakat yang tentunya berkontribusi langsung terhadap perwujudan SDGs dan aspek-aspek dari Environmental, Social and Governance (ESG) sebagaimana yang tercantum dalam UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,โ€ beber dia.

Sebagai informasi, penghargaan ini diberikan kepada korporasi yang telah melakukan keterbukaan atau transparansi implementasi ESG. Di tahun ke-4 penyelenggaraan award ini, terdapat 80 perusahaan yang terpilih untuk menerima penghargaan dengan beberapa predikat.

Penilaian ESG Disclosure dilakukan BGK Foundation melalui analisis Sustainability Reporting untuk menentukan tingkat transparansi ESG yang menggunakan faktor-faktor ESG yang dinilai relevan.

BGK Foundation telah mengidentifikasi sebanyak 33 faktor utama ESG berdasarkan studi peraturan, perjanjian internasional, serta standar dan pedoman pelaporan, seperti Global Reporting Initiative (GRI), Task Force on Climate-related Financial Disclosure (TCFD), Carbon Disclosure Project (CDP), dan kontribusi perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).

Artikel Terkait

ANTAM Raih Apresiasi Minerba 2026, Sabet Lima Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat dan Pertambangan

ANTAM Raih Apresiasi Minerba 2026, Sabet Lima Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat dan Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM) kembali mencatatkan prestasi dalam pelaksanaan program keberlanjutan perusahaan. Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, ANTAM berhasil meraih lima apresiasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam ajang Apresiasi Minerba 2026. Lima penghargaan tersebut terdiri atas empat penghargaan untuk

By Rian Wahyuddin
Perkenalkan Budidaya Kakao ke SMKN Lolayan I, JRBM Sukses Raih Raih Apresiasi ESDM

Perkenalkan Budidaya Kakao ke SMKN Lolayan I, JRBM Sukses Raih Raih Apresiasi ESDM

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang emas nasional PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) terus menunjukkan komitmen pada pemberdayaan masyarakat di lingkar tambang. Salah satunya dengan menyasar para siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Inilah yang akhirnya menghantar perusahaan tambang yang beroperasi di Sulawesi Utara

By Egenius Soda
Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Minerba Convex 2026 Resmi Dibuka, Dorong Hilirisasi Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

Jakarta, Senin, 2 November 2026 โ€“ Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi membuka pagelaran Minerba Convex 2026 di JIExpo, Kemayoran Jakarta, Senin (2/10). Dalam kesempatan tersebut, Menko Bahlil menegaskan bahwa hilirisasi harus dijalankan dengan prinsip keadilan. Menurutnya, hilirisasi tidak

By Rian Wahyuddin