Bumi Resources Naik Papan Utama BEI

Bumi Resources Naik Papan Utama BEI

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources (BUMI) mengumumkan bahwa perusahaan bakal naik ke Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah sebelumnya masih berkutat di Papan Pengembangan.

“Sehubungan dengan pengumuman PT Bursa Efek Indonesia, efektif mulai 30 November 2022 PT Bumi Resources Tbk, yang semula tercatat di Papan Pengembangan akan ditingkatkan menjadi Papan Utama,” kata Director & Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava, Kamis (24/11).

Menurutnya, BEI berpandangan bahwa hingga November 2022 BUMI telah memenuhi kriteria untuk tercatat di Papan Utama. Di samping itu, BUMI juga kembali masuk dalam daftar MSCI Global Standard Indexes untuk kategori MSCI Small Cap Indexes.

“Susunan tersebut berlaku efektif mulai 1 Desember 2022. MSCI Index adalah indeks yang diluncurkan oleh Morgan Stansley Capital International,” imbuhnya.

Indeks ini berisi daftar 1.546 saham perusahaan di seluruh dunia dan menjadi tolok ukur pasar saham global yang dimaksudkan untuk mewakili segmen pasar global yang luas.

Artikel Terkait

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin